Rabu, 16 Juni 2010

Nikah emas

Di sebuah perjamuan makan malam, tamu undangan mengucapkan selamat kepada sepasang kakek dan nenek yg pada hari itu merayakan Ulang Tahun Perkawinan ke-50 tahun. Tamu yg hadir ikut dalam suasana bahagia, menyaksikan betapa kakek dan nenek tsb msh saling mencintai meskipun keduanya sudah tidak muda lagi. Bnyk pasangan tamu yg berharap kelak akan mengalami hal yang sama. Pd saat jamuan makan mulai spt biasa tamu2
duduk di meja bundar untuk menikmati makanan yg disediakan.
Pada meja kakek dan nenek tsb telah terhidang masakan ikan
kesukaan mrk berdua. Dgn penuh kasih sayang, seperti kebiasaanya
sang kakek mengambil bagian kepala ikan tersebut dan meletakkan ke
piring istrinya.
Sang istri terdiam…. Mata nenek tua tersebut mulai berkaca-kaca,
dgn terbata-bata berucap : " 50 th lamanya aku menjadi
istrimu, selama itu aku selalu mengabdikan seluruh hidupku untukmu,
Betapa lama kalau kita menghitung hari demi hari yg kita
lalui. Betapa panjang perjalanan hidup yg kita jalani bersama.
Selama 50 th kau selalu memberikan kasih sayang dan semua
yang kau miliki. Selama itu pula kau selalu memberikan bagian kepala
apabila kita menyantap menu ikan, sungguh hal itu yg paling tidak
aku sukai, tetapi aku memakannya karena aku menghormatimu dan tidak
ingin membuatmu kecewa"
Sang kakek terpana….. . Dgn suara parau dan mata berkaca kakek
tsb berkt : "50 th aku lalui segala rintangan & kebahagian bersamamu, istriku . Dulu aku adalah seorang pemuda miskin yg tak berharta, tetapi engkau bersedia menikah dngku. Sejak saat itu aku telah bersumpah akan selalu membahagiakan engkau, aku akan selalu memberikan yg terbaik yg aku mampu sbg tanda betapa aku sangat mengasihimu dgn segenap hati. Bagian yg paling aku suka dr masakan ikan adalah bagian kepala, oleh krn itu selalu
kuberikan kepadamu krn aku selalu ingin memberikan yg terbaik
hanya untukmu. Selama bertahun2 kita menikah, selama ini kita
hidup bahagia meskipun pd awal pernikahan kita hidup sederhana
tetapi kau tak mengeluh. Aku selalu bekerja keras hanya utk
membahagiakan dan memberikan yg terbaik bagimu & anak2 kita.
Istriku, selama ini kita saling mengasihi, mencintai tanpa henti,
tapi ternyata kita tidak saling memahami ". Betapa sang nenek hrs
menelan kekecewaan setiap mendapat kepala ikan hanya utk
membahagiakan sang suami. Betapa kakek harus merelakan bagian kepala
ikan yg sangat disukai hanya untuk membahagiakan sang istri.

Si nenek selama 50 th sdh melakukan penundukan diri begitu juga si
kakek dia sdh mengasihi si nenek, tp ternyata ada kekecewaan
disana.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar