Selasa, 02 Juni 2009

buku tabungan

Priya menikah dengan Hitesh. Pada pesta pernikahan, ibu Priya memberinya
sebuah
buku tabungan. Di dalamnya berisi tabungan sejumlah Rs.1000 (Rp 246.000).
Dia
berkata, "Priya, terimalah buku tabungan ini. Gunakan sebagai buku
catatan
dari kehidupan pernikahanmu. Jika ada satu peristiwa bahagia atau yang
bisa
dikenang, masukkan
sejumlah uang tabungan di dalamnya. Tulis kejadian yang kamu
alami di b aris catatan yang ada di sampingnya. Semakin besar kenangan
terhadap
peristiwa itu, masukkan uang tabungan yang lebih besar. Ibu sudah
melakukan di
awal pernikahanmu ini.. Lakukan selanjutnya bersama Hitesh. Saat kamu
melihat
kembali tahun-tahun yang telah berlalu, kamu akan mengetahui betapa
bahagianya
kehidupan pernikahan yang kamu miliki."

Priya memberitahukan hal ini kepada Hitesh setelah
pesta usai. Mereka berdua
setuju bahwa ini adalah ide yang sangat bagus dan mereka tidak sabar
menanti
saatnya untuk memasukkan tambahan uang tabungan ke dalam buku itu.

Ini yang mereka lakukan setelah beberapa waktu :
- 7 Februari : Rs 100 (Rp 24.600),ultah pertama untuk Hitesh setelah
menikah
- 1 Maret : Rs 300 (Rp 73.800), gaji Priya naik
- 20 Maret : Rs 200 (Rp 49.200), berlibur ke Bali
- 15 April : Rs 2.000 (Rp 492.000), Priya hamil
- 1 Juni ; Rs 1,000 (Rp 246.000), Hitesh dipromosikan ... dst...

Akan tetapi setelah beberapa tahun berlalu, mereka mulai beradu pendapat
dan
bertengkar untuk hal-hal yang sepele. Mereka saling diam. Mereka menyesal
telah
menikahi orang yang paling buruk di dunia ... tidak ada lagi cinta ...
sesuatu
yang sangat tipikal di masa ini.

Suatu hari Priya berkata pada ibunya, "Ibu, kami tidak bisa bertahan
lagi.
Kami setuju untuk
bercerai. Saya tidak bisa membayangkan bagaimana saya telah
memutuskan menikah dengan orang ini !"

Ibunya menjawab, "Baiklah, apa pun yang kamu ingin kerjakan kalau sudah
tidak bisa bertahan. Tetapi sebelum kamu melangkah lebih jauh, tolong
lakukan
hal ini. Ingat buku tabungan yang ibu berikan saat pesta pernikahan
kalian?
Ambil semua uangnya dan belanjakan sampai habis. Kamu tidak bisa terus
menyimpan
catatan di buku tabungan itu untuk sebuah pernikahan yang buruk.."

Priya berpikir bahwa itu benar. Jadi dia pergi ke bank, menunggu di
antrian dan
berencana menutup buku tabungan itu. Ketika menunggu, dia melihat catatan
yang
ada di buku tabungan di tangannya. Dia melihat, melihat, dan melihat.
Kemudian
ingatan akan semua kebahagiaan dan sukacita di masa-masa yang telah lewat
muncul
kembali di pikirannya. Air mata menggenang dan berurai di pipinya.
Kemudian dia
bergegas meninggalkan bank dan pulang.


Ketika sampai di rumah, Priya memberikan buku tabungan itu pada Hitesh,
dan
memintanya untuk memasukkan sejumlah uang ke tabungan itu sebelum mereka
bercerai.

Hari esoknya, Hitesh mengembalikan buku tabungan itu pada Priya. Dia
menemukan
tambahan tabungan sebesar Rs 5000 (Rp 1.230.000) dengan catatan di dalam
buku
tabungan: ' Ini adalah hari dimana saya menyadari betapa saya mencintaimu
sepanjang tahun-tahun yang telah kita lewati. Betapa besar kebahagiaan
telah
kamu bawa untukku." Mereka berdua berpelukan dan menangis, dan meletakkan
buku tabungan itu kembali di tempat semula.

Anda tahu berapa uang yang terkumpul saat mereka pensiun? Saya tidak
bertanya
pada mereka. Saya percaya uang bukan masalah lagi setelah mereka berhasil
melalui tahun-tahun yang indah di sepanjang kehidupan pernikahan mereka.

* * * * *




"Saat engkau jatuh, jangan melihat tempat di mana kamu jatuh,
tetapi lihatlah tempat di mana kamu mulanya tergelincir. "

= Hidup adalah memperbaiki kesalahan-kesalahan =

Tidak ada komentar:

Posting Komentar