Selasa, 30 Maret 2010

mengapa kita menguap, dan mengapa menguap itu menular?

Menguap lebih menular daripada pilek. Melihat seseorang menguap, hampir pasti kamu juga akan menguap. Bahkan hanya membaca tentang menguap dapat membuatmu menguap. Kamu sudah menguap?

Jika ya, kamu tidak sendirian. Manusia menguap sepanjang hari. Kita menguap ketika hendak pergi tidur pada malam hari. dan menurut penelitian, kita banyak menguap ketika menonton televisi. Kita bahkan menguap ketika jogging cepat di taman.

Manusia bukan satu-satunya makhluk yang menguap. Banyak hewan lain, dari singa sampai ikan, membuka rahangnya lebar-lebar untuk menguap juga.


Ketika melihat orang menguap, kita sering mengira mereka letih atau bosan. Tetapi ketik ikan petarung Siam menguap, hati-hati! Ikan jantan mulai menguap ketika mereka melihat jantan lainnya. Lebih banyak menguap lagi terjadi--sekitar satu kali setiap 10 menit. Kemudian ikan menyerang ikan, dan perkelahian pun pecah. Hewan lain, seperti monyet dan singa, menguap ketika lapar.

Mengapa manusia menguap? Penjelasan yang umum adalah kita menguap untuk menghirup oksigen--misalnya ketika berada di ruang pengap. Tetapi Robert Provine, seorang psikolog yang mempelajari soal menguap, berkata itu tidak benar. Orang yang di beri oksigen murni menguap sama seringnya seperti orang yang bernapas dengan udara biasa.
Provine berkata tidak seorang pun tahu pasti mengapa orang menguap atau mengapa menguap begtiu menular. Tetapi ia berusaha mencar tahu.

Selama bertahun-tahun Provine telah mengadakan sejumlah percobaan menguap di Univesitas Maryland, AS. Di salah satunya, ia meminta sukarelawan untuk duduk sendirian di ruang gelap dan berpikir tentang menguap. Ketika mereka ingin menguap, mereka menekan tombol. Ketika menguap selesai, mereka melakukan hal yang sama.

Provine menemukan bahwa rata-rata menguap berlangsung sekitar 6 detik. Satu orang yang berkonsentrasi kuat-kuat menguap 76 kali dalam setengah jam.

Berikutnya, Provine merekam dirinya sendiri menguap atau tersenyum denga video. Ketika diperlihatkan rekaman itu, hanya sekitar satu dari lima penonton tersenyum ketika melihat Provine tersenyum. Tetapi lebih dari setengah penonton menguap bersama psikolog. Kesimpulannya: Menguap tampaknya lebih menular daripada keramahan.
Ketika menguap, kita menengadahkan kepala, rahang jatu, mata terpejam, dan alis berkerut. Provine menunjukkan bahwa ketika kita meregangkan tubuh, biasanya kita juga menguap. Menguap, katanya mungkin cara meregangkan kepala dan leher. Tetapi menguap juga menghentikan sesaat darah yang mengangkut oksigen agar tidak meninggalkan otak. Jadi menguap mungkin sekaligus membangunkan kita selain menenangkan kita.

Kamu dapat melihat sendiri bahwa manguap bukan hanya soal bernapas dalam-dalam dengan melakuka percobaan sendiri, kata Provine. Rapatkan bibirmu pada awal menguap dan cobalahbernapas lewat hidung. Hampir mustahil. Jika menguap hanya bernapas dalam-dalam, hidungmu akan bekerja sama baiknya seperti mulutmu.

Menguap begitu menular, kata Provine, karena otak kita munhkin "terprogram" untung menanggapi wajah menguap. Karena manusai mula-mula hidup dalam kelompok, menguap mungkin cara untuk menyelaraskan perilaku kelompok. Satu orang menguap yang membuat lainnya menguap mungkin berarti waktunya tidur--atau waktunya berburu.

Senin, 22 Maret 2010

Mobichart untuk Modelling Mobile Computing Task

1.Pengenalan

Kemajuan dalam komunikasi wireless dan teknologi komputasi sudah melahirkan suatu paradigma yang baru dalam perhitungan, disebut mobile computing, Yang mana mobilitas pemakai di ijinkan dengan menyediakan waktu di manapun.Didukung dengan kemajuan teknologi komputasi yang dibagi-bagi menjadi beberapa aplikasi. Tetapi paradigma ini terbatas dengan beberapa pembatasan yang ditemukan dilingkungan mobile computing. Lebih dari itu, dalam rangka mengambil manfaat paradigma, suatu perhitungan harus sadar seperti halnya sensitif dengan lingkungannya. Suatu tugas boleh berpindah tempat dari satu mobile host ke mobile host yang lain atau dapat digerakkan dari satu tempat ke tempat lain bersama dengan host yang bertugas di lingkungannya.

Walaupun, itu adalah alami untuk para perancang untuk memisahkan tugas dan yang berkenaan dengan lingkungan mereka seperti object, namun Objectcharts formalisme adalah model obyek dasar sistem gagal untuk model yang penting untuk lingkungan mobile computing. Di dalam pekerjaan ini sampai Mobichart, kita menyediakan mekanisme untuk model aplikasi berdasar pada event-action arsitektur dan untuk menetapkan perilaku aplikasi di dalam tanggapan ke ciri khas seperti penempatan, migrasi, kloning, operasi yang diputus, dan pemagaran. spesifikasi dari suatu penolakan dengan suatu handler disebut kontainer

2.Lingkungan mobile computing

Suatu lingkungan mobile computing meliputi Mobile Support Station( MSS) dan Mobile Host ( Mhs). Masing-Masing MSS bertanggung jawab untuk memanage sejumlah mobile host untuk dibuktikan keasliannya di dalam penempatan di geografik disebut sel. Suatu MSS menyediakan jasa yang berbeda kepada semua Mhs yang bertempat tinggal didalam sel-nya, penyampaian pesan untuk atau ke MSS lain, dan layanan pesan untuk memutus Mhs.

Suatu host berkomunikasi ke MSS menggunakan komunikasi wireless sedangkan MSS dihubungkan dengan jaringan statis. Suatu host berkomunikasi ke mobile host lain dari sel yang berbeda menggunakan wireless keduanya dan jaringan statis. Host dapat mengganti sel mereka selagi masih terhubung. Lingkungan ini dapat digunakan untuk pendistribusian computing. Tetapi host dengan sumber daya terbatas seperti lebih sedikit baterai untuk menggerakkan, memori lebih sedikit, koneksi wireless lemah dan lebih sedikit VO [ruang/ space] lebih serius kepada para perancang model aplikasi untuk lingkungan ini.

3.Motivasi

Kendati masih terbatas, lingkungan mobile computing bermanfaat untuk penempatan komputasi-komputasi yang ada dimana-mana. Di dalam literatur ditunjukkan bahwa suatu perhitungan dibagi-bagi untuk mengatur kembali ke dalam kelas ringan ( untuk maju ke host) dan kelas berat ( untuk maju ke MSS). Suatu aplikasi perlu mempunyai rencana darurat untuk menyesuaikan ke situasi lingkungan yang abnormal.

Suatu aplikasi mobile computing dapat diperagakan oleh satu set object interoper mobile host yang berbeda dan bekerja sama lewat pesan antara mereka. Selagi objek boleh bergerak ke host yang berbeda, host juga dapat mengganti penempatan. Kita mengacu pada perhitungan jenis mobile computing. Ingat dengan baik perhitungan kelas ringan kita mengusulkan untuk tugas suatu model sebagai suatu obyek yang dapat maju ke host, dapat berpindah tempat ke host lain atau ia mengkloning suatu MSS. Dalam rangka membuat suatu obyek singgah ke lingkungan mobile computing, obyek perlu layanan pendukung sebagai berikut:
a.host dapat migrasi
b.pembagian data global antar objek yang dibagi-bagi dari host yang berbeda
c.sinkronisasi antar objek atau alat yang berbeda
d.mendukung untuk pemutusan operasi/ disconnect
e.penempatan tugas berdasarkan warisan sumber daya

Paradigma suatu perhitungan model dan obyek mengorientasikan pendekatan disain seperti UML [ SI, Statecharts dan Objectcharts] dapat digunakan untuk aplikasi model di dalam paradigma ini. Sebab pendekatan ini tidak mempunyai mekanisme.

Jumat, 12 Maret 2010

Ceritanya ada seorang anak cowok tunggal yang ditinggal mati nyokapnya
pas ngelahirin dia.



Sejak itu bokapnya jadi amat sangat workaholic sekali dan nggak married2
lagi. Ini anak tapi baik hati dan lemah lembut walaupun cuma diurus sama
pengasuh saja.



Pas TK, sementara anak2 laen udah punya sepeda dia masih jalan kaki.
Pengasuhnya ngadu ke bokapnya, "Tuan, nggak kasian sama den Bagus?
Masa sepeda nggak punya...apa tuan juga nggak malu?" Iya..nih..bokapnya
tuh tajir banget deh. Punya sekian perusahaan maka dipanggil-lah si
anak, ditawarin mau sepeda yang kayak gimana
merek apa..dan si anak cuma bilang, "Aku nggak mau sepeda, Pi, aku
dibeliin topi item putih aja.."

Lho kok gitu? Bingung dong bokapnya. "Kenapa topi item dan putih?"
"Nggak usah diterangin deh pi. Kalo papi punya uang yaa..beliin itu aja."
Yah, mengingat mereka nggak pernah ngobrol, dan ini anak juga masih TK,
papinya pikir ya normal2 aja anak kecil minta topi item topi putih, jadi
papinya nerima2 aja.

Nggak berminat lanjutin, maka tetep-lah tu anak dibeliin sepeda generasi
terbaru saat itu, yang paling canggih, plus topi item dan topi putih.



Trus ni anak masuk SD lah. Pas itu musim sepatu roda.
Sekian lama pengasuh pratiin, ni anak nggak minta2 dibeliin sepatu roda
sama papinya. Sore2 cuma duduk aja. Sepedanya juga ditaruh di gudang.
Lagi nggak musim, katanya.

Pengasuhnya laporan pandangan mata dong ke tuannya hingga si anak
dipanggil lagi. "Nak, kamu mau dibeliin sepatu roda kayak temen2 kamu?
Kok nggak bilang2 papi.

Nggak masalah cuma beli sepatu roda aja...".
Si anak bilang,"nggak Pi, topi item dan topi putih saya udah
rusak..dibeliin lagi aja..nggak usah beli sepatu roda. Lagian lebih
murah topi kan Pi?"
Yee..si papi geram dong. Ni anak ngeremehin papinya sendiri, atau sok
merendah?

So, tetep si papi beliin sepatu roda, plus topi item dan topi putih.



Selang beberapa taun, ni anak masuk SMP. Cerita sama terulang.
Sekarang temen2nya musim roller blade. Tren baru. Sementara sore hari,
dia masih setia sama sepatu rodanya. Pas bokapnya pulang dari luar
negri dan ngeliat anaknya doang yang pake sepatu roda, si papi malu
banget. Gila, rumah gedong, perusahaan banyak, keluar negri
terus...eeh anaknya ketinggalan jaman. Besoknya, di kamar anaknya udah
ada sepasang roller blade baru dengan note: "Biar kamu nggak malu".
Malemnya di ruang kerja papinya ada note balesan: "Pi, kok nggak beliin
topi item dan topi putih? Aku lebih suka itu."

Weleh, si papi pas liat note itu dongkol tambah bingung. Apaan sih
istimewanya topi item dan topi putih? Emang bisa bikin die beken atau
nge-tren?

Besoknya dan besoknya lagi si papi berkali2 nemuin note itu...hingga
dia nggak tahan dan membelikan anaknya topi item dan topi putih untuk
kesekian kalinya.

Bener, setelah dapet tu topi, si anak nggak ninggalin note-note buat
bokapnya lagi.



Pas SMA, yang jaraknya rada jauh, si anak masih ber-bis ria, temen2nya
udah ada yang bawa motor en mobil ke sekolahan. Suatu hari, tumben
papinya di rumah, si anak pulang dianterin temennya yang mau ditebengin.
Papi malu banget.. Masa cuma untuk anak satu nggak bisa beliin mobil?
Maka ditawarin anaknya. Si anak nolak dengan alasan mobil kurang
praktis, lagian pengen topi item topi putih aja. Si bapak nggak terima
penolakan. Karna anaknya udah gede, bisa berunding.

Hingga tercetus keputusan si anak dibeliin motor plus topi item dan topi
putih tentunya.

Dan si bapak kesel juga duong... Udah berapa taun dia beberapa kali
beliin dua macem topi itu tanpa tau kenapa. Tapi si anak nggak ada
keinginan dan kemauan ngasih tau sih.



Hingga tibalah masa kuliah. Karna seneng dan bangga masuk PTN, si anak
dikadoin mobil. Sampe beberapa bulan si anak masih naek motoor aja.

Kuliah, pacaran, naek motor aja. Pacarnya juga bingung, kan dia punya mobil?

Ditanya sama pacarnya, dijawab, abis papi nggak beliin topi item topi putih.

"Nggak ngerti anak sendiri sih!"

So, pas makan malem bersama, si pacar bilang sama papi, kenapa si om
nggak beliin topi item topi putih.



Si papi sebenernya sensitif sama para topi itu..huh..sampe pacar anak
gue nyuruh2 jadi dia tanya balik dong kenapa. Si pacar bilang kalo
mobilnya nggak akan dipake selama nggak dikasih topi itu juga. Papi
bingung dong, di kamar anaknya udah segitu banyak topi item topi putih.
Buat apa sih, pikir papi. Tapi demi gengsi, anak orang lho yang nanya,
maka besoknya udah ada topi item topi putih buat anaknya.



Suatu hari anaknya gaul ke Puncak bawa mobil, sama pacarnya. Yah,
namanya anak muda, pas lagi di jalan, sipacar nyium dia en dia jadi
grogi dan kecelakaan!!

Segera di bawa ke rumah sakit, si papi juga ditelpon sama rumah
sakitnya.

Tabrakannya parah. Mereka berdua nggak ada yang pake seatbelt, yang
cewek mati seketika dan si cowok sudah sekarat. Si papi dateng ke

RS.."gimana dok, anak saya?"

Dokter (dengan tampang empati penuh duka cita):"Maaf pak, kami tidak
dapat berbuat banyak.. sepertinya memang sudah waktunya... sebaiknya
bapak manfaatkan waktu terakhir.."

Perlahan si bapak masuk, nyamperin anaknya. "Pap, maafin saya..nggak
hati2 bawa mobilnya.." si anak juga nangis karna pacarnya nggak
tertolong. Si papi nenangin dia...akrablah dua manusia itu beberapa
saat. Hingga si papi beranggapan ini saat terakhir. Dia inget penasaran
dia tentang

kenapa si anak selama ini selalu minta topi item topi putih.
"Nak, maafin papi selama ini yang selalu sibuk..kamu jadi
kesepian..maafin papi, nak. Nggak sempet jadi orang tua yang baik."
Anaknya jawab,"nggak apa-apa pi, saya ngerti kok..Cuma sempet kesel kalo
papi punya uang lebih malah beliin yang macem2....saya Cuma minta topi
item dan topi putih aja kan ?"



Si papi rasa timing-nya tepat nih, "KENAPA SIH KAMU SELALU MINTA TOPI
ITEM TOPI PUTIH... ADA APA DENGAN TOPI2 ITU?"

(pembaca juga penasaran kan ..?)

Si anak jawab dengan terpatah2 dan susah banget, habis sudah sekarat
dan masanya sudah hampir sampe..."sebab pi...saya... "

*hep*

Kepalanya rebah dan nafasnya hilang. Si anak sudah meninggal sebelum kasih tau papinya.

Akhir Cerit :

Nah, si papi aja yang udah hidup bareng anaknya aja ga tau...

apalagi saya yang cuma nyeritain ulang?

GIMANA?!! Kesel ga sih?!

Tabokin aja yang pertama kali cerita, tapi maafin yang "forward"-in

karena saya juga korban, nih!

Nggak enak lho jadi korban sendirian...carilah korban2 selanjutnyaa!!!!...heheheh

Kamis, 11 Maret 2010

Kisah Ayah dan Anak

Suatu hari ada seorang anak yang telah lulus dari salah satu Universitas terkemuka, pada kesempatan tersebut di hadiri sang Ayah yang telah berusia kurang lebih 60 tahun. Setelah acara wisuda selesai sang Ayah mengajak anak nya jalan - jalan ke taman sebentar, sekitar 15menit tibalah mereka pada suatu taman yang terdapat bangku panjang dan di depan nya terlihat seekor burung gagak yang sedang berada di atas pohon.

Kemudian ayah tersebut bertanya kepada anaknya "nak..hewan apakah itu ?", lalu sang anak menjawab "itu burung gagak yah." ..lalu sang ayah bertanya kembali "nak..hewan apakah itu?", dengan sedikit rasa bingung tercampur dengan kesal anak itu berpikir mungkin ayah nya telah tua dan sudah menjadi pikun, dan anak itu pun sambil menghela nafas dan menjawab kembali "itu burung gagak yah.!". Tak lama sang Ayah bertanya hal yang sama kembali tetapi anak nya menjadi marah dan menjawab "Ayah kenapa sih ??? saya sudah menjawab 3x bahwa itu burung Gagak, GAGAK dan GAGAK... kenapa ayah membodohi aku ????", kemudian sang Ayah menatap anak nya dengan perasaan sedih lalu pergi lah sang Ayah.

Tiba malam sang Anak pulang kerumah dan didapatkan sang Ayah telah tertidur, ingin hati meminta maaf atas perbuatan yang dia lakukan tadi sore tetapi ayah nya telah tertidur. Dilihat nya ada album masa kecil dirinya dekat tempat ayah nya tidur, dibuka lah album tersebut dan dilihat foto2 lucu pada saat dia masih kecil. Halaman demi halaman dibuka dan anak tersebut terkejut setelah membaca diari ayahnya "Sore hari yang indah saya membawa anak saya berjalan - jalan di sekitar taman, kami berdua duduk di kursi dan melihat ada seekor gagak yang sedang bermain di atas pohon. Lalu anak saya bertanya kepada saya hewan apa itu ? lalu saya menjawab "itu gagak nak.", lalu dia bertanya lagi dan lagi dengan pertanyaan yang sama sebanyak 20 kali. Kemudian saya berpikir ini adalah hal yang baik dalam pembelajaran anak ku yang ingin tahu, maka oleh itu saya selalu menjawab hal yang sama kepada anak ku dengan rasa senang dan memeluk nya". Tetapi hari ini sang Anak telah melukai hati sang Ayah dengan memarahi sang Ayah karena bertanya dengan hal yang sama..


dari cerita di atas, mungkin agan bisa merenungkan apakah saya pernah berbuat seperti hal demikian terhadap orang tua saya ??

saya hanya berniat share bahwa hargai dan hormati orang tua kita selagi dia masih bisa merasakan, jangan sampai orang yg kita sayangi telah pergi selama - lamanya...

Rabu, 10 Maret 2010

Kisah Sendal Sang Raja

Suatu hari seorang maha raja ingin berkeliling negeri untuk melihat keadaan rakyatnya. ia memutuskan untuk berjalan kaki saja. baru beberapa meter berjalan diluar istana, kakinya terluka karena terantuk batu. lalu ia berfikir " ternyata jalan - jalan di negeriku ini jelek sekali. Aku harus memperbaikinya".

Maharaja lalu memanggil semua mentri istana. ia memerintahkan untuk melapisi seluruh jalan2 di negerinya dengan kulit sapi yang terbaik. segera saja para mentri istana melakukan persiapan-persiapan. mereka mengumoulkan sapi2 dari seluruh negeri.

Ditengah kesibukan yang luar biasa itu,datanglah seorang bijak menghadap sang raja. ia berkata pada maha raja: "wahai paduka, mengapa paduka hendak membuat sekian banyak kulit sapi untuk melapisi jalan2 di negeri ini, padahal sesungguhnya yang paduka perlukan hanyalah dua potong kulit sapi untuk melapisi telapak kaki paduka saja."

konon, sejak itulah dunia menemukan kulit pelapis telapak kaki yang kita sebut " SANDAL "

************************************************** ***

Ada pelajaran berharga dari cerita diatas.untuk membuat dunia menjadi tempat yang nyaman untuk hidup,kadangkala, kita harus merubah cara pandang kita, hati kita, dan diri kita sendiri. bukan dengan cara mengubah seluruh hal di dunia ini.

karena kiita sering kali keliru dalam menafsirkan dunia. Dunia dalam pikiran kita, kadang hanyalah suatu bentuk personal. dunia, sering kita artikan sebagai milik kita sendiri dan pemainnya hanyalah kita sendiri tak ada orang lain yang terlibat disana, sebab seringkali dalam pandangan kita, dunia adalah bayangan diri kita sendiri.

ya memang, jalan kehidupan yang kita masih terjal dan berbatu. Manakah yang kita pilih. melapisi setiap jalan itu dengan permadani indah dan berbulu agar kita tak pernah merasakan sakit. atau melapisi hati kita denagn kulit pelapis, agar kita dapatbertahan melalui jalan-jalan itu.

semoga kita semua bisa mengambil hikmah dan menerapkannya pada kehidupan kita menuju perubahan pribadi yang lebih baik.

semua orang bukannya BISA BERUBAH, tapi semua orang MEMBUTUHKAN PERUBAHAN.

mulailah perubahan positif kita :
a. mulai dari diri sendiri.
b. mulai dari yang kecil
c. mulai saat ini juga

Selasa, 09 Maret 2010

Apakah cinta membutuhkan alasan?

suatu ketika ada cwe lagi ngobrol sm pacarnya, si cwe nanya:
Cwe : kenapa km menyukaiku? kenapa km mencintaiku?
Cwo : aku ga bisa bilang alasannya. tapi yang jelas aku benar-benar menyukaimu!

Cwe :km ga pernah bs bilang alasannya. terus kenapa km bisa bilang km menyukaiku? mencintaiku?

Cwo :aku benar-benar ga tau alasannya! tapi aku bs membuktikan bahwa aku mencintaimu.

Cwe : membuktikan? tidak! aku mau km kasi tau alasannya! pacar temanku bisa bilang kok kenapa dia mencintai pacarnya tapi km ga bisa!
Cwo : oke..oke.. emm.. krn kamu cantik, karena suaramu indah, karena km penuh kasih, karena km peduli, karena km pengertian, karena senyummu, karena setiap gerakanmu.

si cwe ngerasa sangat puas dengan jawaban cwonya.

sayangnya, beberapa hari kemudian si cwe kecelakaan dan koma.
si cwo kemudian meletakkan sebuah surat di samping tempat tidur cwenya di rumah sakit.

Isi suratnya begini :

"sayang, karena suaramu yang indah aku mencintaimu. sekarang apa km bisa bicara?
Oleh karena itu aku ga akan mencintaimu.

karena perhatianmu dan kepedulianmu aku mencintaimu. sekarang km ga bs memperlihatkannya.
Oleh karena itu aku ga akan mencintaimu.

karena senyummu, karena setiap gerakanmu aku mencintaimu.
sekarang bisakah km tersenyum? bisakah km bergerak? Oleh karena itu aku ga akan mencintaimu.

jika cinta membutuhkan alasan, seperti saat ini. Ga ada alasan lg untuk aku mencintaimu.

apakah cinta membutuhkan alasan?

TIDAK!!
oleh karena itu AKU MASIH MENCINTAIMU..