Rabu, 23 Desember 2009

Konversi Citra Hitam-putih ke Biner

Citra Biner adalah citra yang hanya direpresentasikan nilainya dengn 1bit. diwakili oleh dua bilangan saja, yaitu 0 untuk putih dan 1 untuk hitam. Mengkonversi citra hitam-putih menjadi biner....kenapa hal ini diperlukan?... mau tau alasannya?..

pertama.. untuk mengIdentifikasi keberadaan object, dengan biner keberadaan si object dapat diidentisikasi secara lebih pasti..karena biner sudah sesuai dengan mesin jadi lebih mudah dibaca dan dipastikan .

Kedua, Fokus pada analisis bentuk morfologi, kenapa? karena dia sudah tidak terkonsentrasi pada warna lagi, jadi ia akan terfokus pada bentuknya.

Ketiga untuk Menyesuaikan alat cetak yang mempunyai resolusi intensitas hanya1 bit, walaupun alat-alat sekarang sudah amat sangat jarang yang intensitasnya 1bit..

keempat untuk Memperbaiki citra yang telah diolah dengan Deteksi Tepi, karena hasil deteksi tepi citra biasanya tidak besitu jelas, maka dengan ini gambarnya akan lebih mudah dibaca.

disamping adalah gambar yang yang akan diubah menjadi biner, disini saya ambil gambar berwarna.scriptnya sebagai berikut:

gambar=imread('elka.jpg');

gray=rgb2gray(gambar);

thresh=graythresh(gray);

imbw=im2bw(gray,thresh);

imshow(gambar)

figure, imshow(imbw)

dan ini hasilnya:


Rabu, 02 Desember 2009

4 metode Pendeteksian tepi

Dasar Teori
Prinsip-Prinsip Deteksi Tepi
Pendeteksian tepi Untuk meningkatkan penampakan garis batas suatu daerah atau obyek di dalam citra.
Deteksi tepi (Edge Detection) pada suatu citra adalah suatu proses yang menghasilkan tepi-tepi dari obyek-obyek citra, tujuannya adalah :
• Untuk menandai bagian yang
menjadi detail citra
• Untuk memperbaiki detail dari citra yang kabur, yang terjadi karena error atau adanya efek dari proses
akuisisi citra
Suatu titik (x,y) dikatakan sebagai tepi (edge) dari suatu citra bila titik tersebut mempunyai perbedaan yang tinggi dengan tetangganya.
Macam-macam metode untuk proses deteksi tepi ini, antara lain:
1. Metode Robert
2. Metode Prewitt
3. Metode Sobel
Metode yang banyak digunakan untuk proses deteksi tepi adalah metode Robert, Prewitt dan Sobel, Gonzalez[1].

Metode Robert
Metode Robert adalah nama lain dar
i teknik differensial yang dikembangkan di atas, yaitu differensial
pada arah horisontal dan differensial pada arah vertikal, dengan ditambahkan proses konversi biner setelah dilakukan differensial. Teknik konversi biner yang disarankan adalah konversi biner dengan meratakan distribusi warna hitam dan putih [5], seperti telah dibahas pada bab 3. Metode Robert ini juga disamakan dengan teknik DPCM (Diff
erential Pulse Code Modulation)

Metode Prewitt
Metode Prewitt merupakan pengembangan metode robert dengan menggunakan filter HPF yang diberi satu angka nol penyangga. Metode ini mengambil prinsip dari fungsi laplacian yang dikenal sebagai fungsi untuk memba
ngkitkan HPF.

Metode Sobel
Metode Sobel merupakan pengembangan metode robert dengan menggunakan filter HPF yang diberi satu angka nol penyangga. Metode in
i mengambil prinsip dari fungsi laplacian dan gaussian yang dikenal sebagai fungsi untuk membangkitkan HPF. Kelebihan dari metode sobel ini adalah kemampuan untuk mengurang
i noise sebelum melakukan perhitungan deteksi tepi.

berikut adalah gambar yang akan di deteksi tepi:















berikut adalah listing, didalam matlab:

I = imread(' mechanical_warfare_

1024x768.jpg');

gray=rgb2gray(I);

BW1 = edge(gray,'prewitt');

BW2 = edge(gray,'canny');

BW3 = edge(gray,'sobel');

BW4 = edge(gray,'roberts');

imshow(BW1);

figure, imshow(BW2)

figure, imshow(BW3)

figure, imshow(BW4)

logikanya gambar yang telah disimpan dialam folder yang sama dengan program dipanggil, lalu diubah rgb menjadi gray. lalu bw1 akan berisi koordinat atau derajat dari abu-abu(gray) dengan menggunakan metode prewit, lalu setelah ditentukan dengan metode apa, ditampilkan dengan menggunakan imshow.


berikut hasilnya:


















Ket: Figure 1 adlah figure prewit, figure 2 adlah figure canny, figure3 adalah figure sobel, dan yang ke4 addalah figure prewitt


Kamis, 19 November 2009

mengubah citra kedalam bentuk Matrix

Pengolahan Citra Berwarna

Dalam analisa citra, warna merupakan deskriptor yang sangat berguna untuk menyederhanakan proses identifikasi dan ekstraksi objek pada citra

Apakah Warna?

Cahaya matahari yang dilewatkan pada prisma menghasilkan spetrum warna.‘warna’ objek yang diterima oleh penglihatan manusia ditentukan oleh cahaya dipantulkan oleh objek tersebut.

Akromatik vs Kromatik

Cahaya akromatik: tidak berwarna, hanya menggunakan

intensitas yang diukur dengan tingkat keabuan. Contoh: TV hitam-putih, citra monokrom yang kita gunakanCahaya kromatik: panjang gelombang 400~700 nm.

Tiga satuan yang digunakan untuk mendeskripsikan kualitas dari sumber cahaya akromatik:

Radiansi:

jumlah energi yang memancar dari sumber cahaya (dalam satuan watt)

Luminasi:

jumlah energi yang diterima oleh observer dari sumber cahaya (dalam satuan lumens, lm). contoh: sinar inframerah

memiliki radiansi yang besar tapi nyaris tidak dapat dilihat oleh observer

Brightness:

Deskriptor yang subjektif, mirip dengan pengertian intensitas pada akromatik, walah satu faktor penentu dalam menggambarkan sensasi warna



Warna primer vs warna sekunder (pada cahaya)

Warna primer: red (R), green (G), blue (B)

perhatikan bahwa komponen RGB saja tidak bisa menghasilkan semua spektrum warna, kecuali jika panjang gelombangnya juga dapat bervariasi

Warna sekunder:Magenta (R+B), cyan (G+B), yellow(R+G)

Campuran 3 warna primer: putih

Cara-cara untuk memberikan warna pada citra monokrom berdasarkan nilai

Keabuan, Tiga cara yang dibahas:

1. Intensity slicing and color coding

Merupakan cara yang paling mudah. Hanya perlu membuat irisan-irisannya, misalkan kita hanya ingin 3 warna:

0-100: warna merah

100-200: warna oranye

200 – 255: warna kuning





2. Gray level to color transformations

Ide: melakukan tiga transformasi independen

terhadap masing-masing komponen warna

3. Dua pendekatan pengolahan

Pengolahan per-warna:



Proses pengolahan dilakukan secara terpisah antara ketiga warna, kemudian baru digabungkan lagi

 Pengolahan langsung semua warna:Proses pengolahan dilakukan terhadap vektor [R G B] Kedua pendekatan ini dapat menghasilkan output yang sama

Representasi image kedalam Matrix

Pernahkah terpikir sama temen-temen, gimana sih cara suatu benda optic seperti kamera, baik video ataupun digital menangkap citra atau sebuah objek?

Sebenarnya objek ataupun citra yang kita tangkap itu adalaha hasil pantulan dari bayangan benda itu sendiri. Masih ingatkan pelajaran IPA waktu SD dahulu, mengapa kita tidak dapat melihat dalam gelap? Hal ini karena tidak ada cahaya, dan cahaya yang ditangkap benda tidak ada, sehingga benda tidak dapat memantulkan kembali bentuk nya. Hal ini juga diaplikasikan dalam benda optic, jadi benda optic akan memancarkan cahaya ataupun sinar, untuk men scan benda tersebut, lalu benda tersebut akan diubah posisinya kedalam bentuk matrix. Begitu pula dalam hal pembacaan warna . warna primer yaitu RGB bisa direpresentasikan dengan berbagai cara. Untuk kali ini saya akan merepresentasikannya dalam bentuk matrix 3 dimensi. Sebagai ilustrasi lihat gambar dibawah ini.



Pada gambar samping, komponen red pada lokasi (0,0), bernilai 78, green 200, dan blue 12. Di dalam program, kita dapat menuliskannya sebagai berikut.

1: const int RED = 0;

2: const int GREEN = 1;

3: const int BLUE = 2;

4:

5: f[0][0][RED] = 78;

6: f[0][0][GREEN] = 200;

7: f[0][0][BLUE] = 12;

3 baris pertama dibuat agar code mudah dibaca Nilai dari masing-masing komponen berkisar 0 sampai dengan 255 jika direpresentasikan dengan integer . warna putih didapat ketika kita memberikan nilai 255 pada setiap komponen. Sebaliknya jika kita memberikan nilai 0 pada semua komponen, kita akan mendapatkan warna hitam. teknik mencampur seperti ini sesuai dengan kenyataan. Jika kita mencampur warna merah hijau dan biru sebanyak-banyaknya, maka kita akan mendapatkan warna putih dan, jika warna hitam didapat jika kita tidak mencampur apa-apa.

int atau double?

Seperti yang telah disebutkan kalau nilai dari masing-masing komponen berkisar 0 sampai dengan 255 jika direpresentasikan dalam bentuk integer. Sebenarnya ada represenstasi yang lain, yaitu antara 0 sampai dengan 1 dalam bentuk floating point (bilangan desimal). Penggunaan floating point tentunya memiliki kelebihan dalam presisi ketim

bang memakai nilai yang diskrit. Namun demikian, penggunaanfloating point akan membuat file citra membesar.

Biasanya citra disimpan dalam representasi integer. Representasi floating point dipergunakan pada saat citra dimodifikasi. Bagaimana cara

mengubah dari representasi integer ke floating point? Mudah, tinggal membagi nilai integer dengan angka 255. Sebagai contoh, jika kita ingin mengubah nilai komponengreen.

1: double green_d = green_i / 255;

kegunaan representasi matrix

salah satunya untuk membuat suatu citra menjadi citra abu2x. yaitu dengan merata-rata semua komponen dari setiap pixel. Berikut adalah contoh singkat untuk melakukan hal tersebut.

1: for (int x = 0; x <>

2: for (i

nt y = 0; y <>

3: {

4: double rata = (f[x][y][RED] + f[x][y][GREEN] + f[x][y][BLUE]) / 3.0;

5: f[x][y][RED] = rata;

6: f[x][y][GREEN] = rata;

7: f[x][y][BLUE] = rata;

8: }


ini script yang mengubah dari gambar menjadi Matrik (angka) :

procedure TForm1.Matriks1Click(Sender: TObject);
var F : TextFile;
bowoFile : string;
temp : PByteArray;
i,j : integer;
Image : TBitmap; begin
bowoFile:='M atriks.txt ';
AssignFile(F,bowoFile);
Image := TBitmap.Create; Image.LoadFro mFile(OpenPictureDialog.FileNa me);
Image := Image1.Picture.Bitmap;

Rewr ite(F);
Memo1.Clear;
for j:=0 to Image.Height-1 do
begin
temp := Image.ScanLine[j];
i:=0;
repeat
write(F,inttostr(temp[i])+' ');
i:=i+1;
until i >= 3*Image.Width-1;
end; CloseFile(F);
Memo1.Lines.LoadFromFile(bowoF ile);
Image1.Picture.Bitmap := Image;
end;

sumber:

http://edysoftware.com/delphi/?pilih=lihat&id=208

http://ctalicious.wordpress.com/author/ctalicious/

Membuat histogram dengan Menggunakan matlab

Nama : Yuan Charlie
NPM : 50406770
Kelas : 4IA05


Tulisan ini saya buat untuk pemenuhan tugas kuliah pelajaran Pengantar Pengolahan Citra yang dibawakan oleh Bpk Eri Prasetyo Wibowo, Dr...

Fungsi yang disediakan MATLAB untuk membuat histogram dari gambar yaitu dengan fungsi
imhist(matrik_1_dimensi_image)
Perlu diperhatikan bahwa imhist hanya dapat digunakan untuk matrik image 1 dimensi sehingga bila
diimplementasikan pada matriks gambar maka hanya berupa matriks merah saja, hijua saja, biru saja
atau grayscale.
Contoh penggunaan Histogram dari Image yaitu:
gambar=imread(‘gambarkoe.jpg’); %--------membaca file gambar apa saja
red=gambar(:,:,1); %memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel warna
merah
green=gambar(:,:,2);% memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel
warna merah
blue=gambar(:,:,3); %memanggil matriks gambar yang hanya berisi piksel
warna merah
merahgray2=0.3*red+0.5*green+0.2*blue ;
imhist(red)
imhist(green)
imhist(blue)
imhist(gray)

Contoh Hasil :

Jumat, 30 Oktober 2009

KEKAYAAN YANG TIDAK TERLIHAT

Suatu ketika seseorang yang sangat kaya mengajak anaknya mengunjungi sebuah kampung, dengan tujuan utama memperlihatkan kepada anaknya betapa orang-orang bisa sangat miskin. Mereka menginap beberapa hari di sebuah daerah pertanian yang sangat miskin.

Pada perjalanan pulang, sang Ayah bertanya kepada anaknya.

' Bagaimana perjalanan kali ini?'

' Wah, sangat luar biasa Ayah'

' Kau lihatkan betapa manusia bisa sangat miskin' kata ayahnya.

' Oh iya' kata anaknya

' Jadi, pelajaran apa yang dapat kamu ambil?' tanya ayahnya.


Kemudian si anak menjawab.
' saya saksikan bahwa kita hanya punya satu anjing, mereka punya empat.

Kita punya kolam renang yang luasnya sampai ketengah taman kita dan mereka memiliki telaga yang tidak ada batasnya.

Kita mengimpor lentera-lentera di taman kita dan mereka memiliki bintang-bintang pada malam hari.

Kita memiliki patio sampai ke! halaman depan, dan mereka memiliki cakrawala secara utuh.

Kita memiliki sebidang tanah untuk tempat tinggal dan mereka memiliki ladang yang melampaui pandangan kita.

Kita punya pelayan-pelayan untuk melayani kita, tapi mereka melayani sesamanya.

Kita membeli untuk makanan kita, mereka menumbuhkannya sendiri.

Kita mempunyai tembok untuk melindungi kekayaan kita dan mereka memiliki sahabat-sahabat untuk saling melindungi.'

Mendengar hal ini sang Ayah tak dapat berbicara.

Kemudian sang anak menambahkan ' Terimakasih Ayah, telah menunjukan kepada saya betapa miskinnya kita.'

Betapa seringnya kita melupakan apa yang kita miliki dan terus memikirkan apa yang tidak kita punya. Apa yang dianggap tidak berharga oleh seseorang ternyata merupakan dambaan bagi orang lain. Semua ini berdasarkan kepada cara pandang seseorang. Membuat kita bertanya apakah yang akan terjadi jika kita semua bersyukur kepada Tuhan sebagai rasa terima kasih kita atas semua yang telah disediakan untuk kita daripada kita terus menerus khawatir untuk meminta lebih.

KEKAYAAN YANG TIDAK TERLIHAT

Suatu ketika seseorang yang sangat kaya mengajak anaknya mengunjungi sebuah kampung, dengan tujuan utama memperlihatkan kepada anaknya betapa orang-orang bisa sangat miskin. Mereka menginap beberapa hari di sebuah daerah pertanian yang sangat miskin.

Pada perjalanan pulang, sang Ayah bertanya kepada anaknya.

' Bagaimana perjalanan kali ini?'

' Wah, sangat luar biasa Ayah'

' Kau lihatkan betapa manusia bisa sangat miskin' kata ayahnya.

' Oh iya' kata anaknya

' Jadi, pelajaran apa yang dapat kamu ambil?' tanya ayahnya.


Kemudian si anak menjawab.
' saya saksikan bahwa kita hanya punya satu anjing, mereka punya empat.

Kita punya kolam renang yang luasnya sampai ketengah taman kita dan mereka memiliki telaga yang tidak ada batasnya.

Kita mengimpor lentera-lentera di taman kita dan mereka memiliki bintang-bintang pada malam hari.

Kita memiliki patio sampai ke! halaman depan, dan mereka memiliki cakrawala secara utuh.

Kita memiliki sebidang tanah untuk tempat tinggal dan mereka memiliki ladang yang melampaui pandangan kita.

Kita punya pelayan-pelayan untuk melayani kita, tapi mereka melayani sesamanya.

Kita membeli untuk makanan kita, mereka menumbuhkannya sendiri.

Kita mempunyai tembok untuk melindungi kekayaan kita dan mereka memiliki sahabat-sahabat untuk saling melindungi.'

Mendengar hal ini sang Ayah tak dapat berbicara.

Kemudian sang anak menambahkan ' Terimakasih Ayah, telah menunjukan kepada saya betapa miskinnya kita.'

Betapa seringnya kita melupakan apa yang kita miliki dan terus memikirkan apa yang tidak kita punya. Apa yang dianggap tidak berharga oleh seseorang ternyata merupakan dambaan bagi orang lain. Semua ini berdasarkan kepada cara pandang seseorang. Membuat kita bertanya apakah yang akan terjadi jika kita semua bersyukur kepada Tuhan sebagai rasa terima kasih kita atas semua yang telah disediakan untuk kita daripada kita terus menerus khawatir untuk meminta lebih.

Senin, 26 Oktober 2009

maaf

Pernah mengajari anak balita untuk meminta maaf? Setelah ‘berantem' dengan temannya, mungkin Anda hanya mengatakan, "Ayo baikkan!", atau "Ayo minta maaf!" Bisakah mereka melakukannya? Mereka pasti tidak mengerti maksud Anda. Saya punya sebuah pengalaman bahwa mengajari meminta maaf kepada si kecil, bisa berhasil.

Suatu hari, seperti biasa saya memandikan putri saya, Syanita (hampir 3 tahun). Dia masih senang menggunakan bak mandi plastik. Selesai mandi, saya bersihkan baknya. Syanita yang sudah memakai handuk, menunggu saya. Biasanya ia masih bermain dengan bebeknya. Tapi pagi itu saya kaget, karena ia bermain dengan sabun. Tangannya disabuni lagi. Wah, saya kesal. Langsung saya rebut sabunnya dengan kasar. Saya pukul tangannya. Saya basuh tangannya dengan air dingin. Ia kaget. Menangis keras. Saya gendong dia masuk ke kamar. Mengeringkan badannya dan mendandani seperti biasa. Ia terus meraung-raung, meronta, membuat saya tambah marah. "Nggak boleh main sabun! Jangan nangis! Diem! Cepet pake baju, dingin!" Kata-kata itulah yang keluar dari mulut saya, sementara puri saya terus menangis. Anak saya juga berteriak, "Ibu nakal! Ibu nakal!" Akhirnya saya mengalah. "Iya, ibu nakal!" Biasanya memang seperti itu. Kalau saya sudah mengaku nakal, nangisnya berhenti.

Kejadian pagi itu sudah hilang dari ingatan saya. Tapi, rupanya tidak begitu bagi putri saya. Ia masih ‘dendam'. Ketika diajak tidur siang, dia menolak. Saya paksa dia tidur, dia malah minta jalan-jalan. Tapi saya tidak marah. Disuapi makan sore, malas-malasan. Saya pun tidak marah. Akhirnya ia mau makan. Tapi seharian itu ia memang terlihat uring-uringan, membuat saya sangat cape. Seharian itu ia tidak tidur siang, sehingga saya ingin cepat membuatnya tidur agar istirahatnya cukup. Rencananya, sehabis sholat Magrib saya akan menidurkannya. Setelah selesai sholat, biasanya anak saya akan mencium tangan saya dan saya mendoakannya. Tapi saat itu, anak saya diam saja. Rupanya ia masih ‘dendam' kepada saya. Ia bahkan tidak ikut sholat bersama. Tiba-tiba saya berinisiatif, saya raih tangan mungilnya. Saya cium tangannya dan saya berkata dengan lembut kepadanya. "Ani, maafin ibu ya..., tadi ibu bikin Ani sedih ya? Ani sedih dipukul tangannya sama ibu?" Dia mengangguk lalu memeluk saya. Hmm... saya merasa benar-benar bersalah.

Karena itu saya ulangi lagi meminta maaf kepada anak saya. "Ani maafin ibu ya!" Kali ini dia menangis. Saya gendong Syanita, membaringkannya di tempat tidur. Setelah membuka mukena, saya ikut berbaring di sebelahnya. Ani yang kecapean karena tidak tidur siang rupanya benar-benar sudah ingin tidur. Tapi hatinya baru terasa nyaman setelah ucapan maaf mengalir dari mulut saya. Saya jadi merasa sangat bersalah. Saya tepuk-tepuk pantatnya. Saya tawarin untuk bercerita. Dia mengangguk. Maka saya pun bercerita, dan ia langsung tertidur sambil memeluk saya.

Keesokan harinya entah kenapa anak saya sulit diatur. Pagi-pagi setelah mandi, ia ingin memakai baju piyama. Ia menangis memaksa saya memakaikan piyama. Setelah berkali-kali dijelaskan bahwa baju piyama untuk dipakai sore sebagai baju tidur akhirnya anak saya menyerah. Tapi ia masih marah-marah. Siang hari Syanita masih membuat saya jengkel karena mau main di luar pada jam tidur siang. Saya tidak memarahinya sama sekali. Saya turuti permintaan ‘aneh'nya hari itu-jalan-jalan di siang hari. Tapi, ia tetap tidur siang, meskipun sudah agak sore. Saya memang menggerutu karena kesal dan mengadu kepada kakeknya soal tingkah laku Syanita. Ketika Maghrib, ia menolak sholat bersama. Tetapi ia memerhatikan sholat saya. Setelah saya selesai sholat, ia lari mendekat dan mencium tangan saya. Lalu ia berkata. "Ibu, maafin Ani ya...!" Saya terperanjat. "Hah, anak sekecil ini meminta maaf dengan cara begini? Dari mana ia belajar bersikap seperti ini?", hati saya bertanya-tanya. Ingatan saya langsung kembali pada peristiwa kemarin. Saya terpana. "Oh, jadi ia ingat kemarin saya meminta maaf dengan cara seperti ini. Dan sekarang ia meminta maaf karena telah membuat saya jengkel sejak pagi sampai sore." Saya tidak bisa menjawab permintaan maaf anak saya. Segera saya peluk Syanita sambil saya ciumi pipinya. "Anak pinter!" Hanya itu kata-kata yang keluar dari mulut saya. Syanita telah belajar meminta maaf dari cara saya meminta maaf yang saya lakukan terhadapnya.

Rabu, 21 Oktober 2009

Menghukum tanpa Kekerasan

Berikut ini adalah cerita masa muda Dr. Arun Gandhi (cucu dari Mahatma
Gandhi)

Waktu itu Arun masih berusia 16 tahun dan tinggal bersama orang tua disebuah
lembaga yang didirikan oleh kakeknya yaitu Mahatma Gandhi, di tengah-tengah
kebun tebu, 18 mil di luar kota Durban, Afrika selatan. Mereka tinggal jauh
di pedalaman dan tidak memiliki tetangga. Tidak heran bila Arun dan dua
saudara perempuannya sangat senang bila ada kesempatan pergi ke kota untuk
mengunjungi teman atau menonton bioskop.

Suatu hari ayah Arun meminta Arun untuk mengantarkan ayahnya ke kota untuk
menghadiri konferensi sehari penuh. Dan Arun sangat gembira dengan
kesempatan ini. Tahu bahwa Arun akan pergi ke kota, ibunya memberikan daftar
belanjaan untuk keperluan sehari-hari. Selain itu, ayahnya juga minta untuk
mengerjakan pekerjaan yang lama tertunda, seperti memperbaiki mobil di
bengkel.

Pagi itu, setiba di tempat konferensi, ayah berkata, "Ayah tunggu kau disini
jam 5 sore. Lalu kita akan pulang ke rumah bersama-sama. ". Segera Arun
menyelesaikan pekerjaan yang diberikan ayahnya.

Kemudian, Arun pergi ke bioskop, dan dia benar-benar terpikat dengan dua
permainan John Wayne sehingga lupa akan waktu. Begitu melihat jam
menunjukkan pukul 17:30, langsung Arun berlari menuju bengkel mobil dan
terburu-buru menjemput ayahnya yang sudah menunggunya sedari tadi. Saat itu
sudah hampir pukul 18:00.

Dengan gelisah ayahnya menanyakan Arun "Kenapa kau terlambat?".

Arun sangat malu untuk mengakui bahwa dia menonton film John Wayne sehingga
dia menjawab "Tadi, mobilnya belum siap sehingga saya harus menunggu".
Padahal ternyata tanpa sepengetahuan Arun, ayahnya telah menelepon bengkel
mobil itu. Dan kini ayahnya tahu kalau Arun berbohong.

Lalu Ayahnya berkata, "Ada sesuatu yang salah dalam membesarkan kau sehingga
kau tidak memiliki keberanian untuk menceritakan kebenaran kepada ayah.
Untuk menghukum kesalahan ayah ini, ayah akan pulang ke rumah dengan
berjalan kaki sepanjang 18 mil dan memikirkannya baik- baik.".

Lalu, Ayahnya dengan tetap mengenakan pakaian dan sepatunya mulai berjalan
kaki pulang ke rumah. Padahal hari sudah gelap, sedangkan jalanan sama
sekali tidak rata. Arun tidak bisa meninggalkan ayahnya, maka selama lima
setengah jam, Arun mengendarai mobil pelan-pelan dibelakang beliau, melihat
penderitaan yang dialami oleh ayahnya hanya karena kebodohan bodoh yang Arun
lakukan.

Sejak itu Arun tidak pernah akan berbohong lagi.
*Pernyataan Arun:*
"Sering kali saya berpikir mengenai episode ini dan merasa heran. Seandainya
Ayah menghukum saya sebagaimana kita menghukum anak-anak kita, maka apakah
saya akan mendapatkan sebuah pelajaran mengenai tanpa kekerasan? Saya kira
tidak. Saya akan menderita atas hukuman itu dan melakukan hal yang sama
lagi. Tetapi, hanya dengan satu tindakan tanpa kekerasan yang sangat luar
biasa, sehingga saya merasa kejadian itu baru saja terjadi kemarin. Itulah
kekuatan tanpa kekerasan."

Sapu tangan yang lusuh

Malam bintang terang. Namun, cahaya itu tidak seterang kasih seorang ibu. Kasihnya tidak akan pernah usai sepanjang hayat kepada anak-anaknya.

Ibu saya sehari-hari adalah seorang penjaga kantin di sebuah SMP swasta di Bekasi. Dia juga membuat nasi uduk dan kue yang dititipkan di kantin dan warung-warung lain. Bangun pukul setengah empat pagi, baru beranjak ke peraduan pukul sebelas malam. Begitu terus, hidupnya dijalani tanpa mengeluh.

Penghasilan bapak yang tidak seberapa ditopang oleh hasil jualan ibu. Sejak SD sampai SMA, dari hasil jual kue itulah, saya dan adik-adik dapat uang saku. Saya jadi teringat Ibu A. Yani (janda alm. Jend. Ahmad Yani). Setelah Pak Yani meninggal karena dibunuh pada 1 Oktober 1965, Ibu Yani menghidupi keluarganya dari berjualan minyak tanah. Namun, beliau tak pernah malu atau gengsi. Justru, anak-anaknya kelak menjadi orang yang berhasil dalam pendidikan dan karir mereka.

Itulah yang menjadi kebanggaan saya terhadap sosok bunda. Gurat wajahnya yang telah mengerut menampakkan bahwa dia terlampau akrab dengan kerja kerasnya. Tangannya dipenuhi otot yang tampak ramah.

Jarang saya melihat dia pakai bedak, apalagi make-up. Seumur-umur, saya baru melihat bunda pakai make-up pada saat saya sudah beranjak dewasa. Itu pun pada saat saya diwisuda bersama ribuan wisudawan Unesa di Islamic Center, Surabaya sekian tahun yang lampau. Dia bilang ingin tampil cantik pada momen tersebut.

Setelah itu, kami sudah jarang bertemu. Saya memilih untuk menetap di Surabaya. Dalam setahun, kadang cuma sekali saya pulang ke Bekasi. Itu pun pas libur Lebaran atau Natal.

Meretas cinta itu tak pernah habis. Itulah ibu. Ketika berjanji untuk memperkenalkan calon pendamping hidup saya, saya berkesempatan bertemu dengan ibu lagi di Surabaya.

Beliau memberi sapu tangan kain lusuh kepada saya. Sampai di situ, saya masih belum mengerti makna yang tersingkap dari pemberian tersebut.

Bunda bilang bahwa sapu tangan itulah yang dia gunakan untuk mengompres saya saat mengalami kecelakaan motor yang membuat kaki saya patah pada 31 Desember 1998.

Setelah saya harus berpisah dengan orang tua pada akhir Agustus 1999 untuk kuliah di Surabaya, ternyata sapu tangan tersebut masih disimpan oleh bunda.

Kesibukan menjalani hari-hari pada masa kuliah seolah membuat saya menjadi jarang berkomunikasi dengan keluarga di Bekasi. Namun tidak dengan bunda. Sapu tangan itu tetap dia simpan untuk memendam kangennya pada saya. Hanya, saya sama sekali tidak menyangka sampai seperti itu. Saya sendiri baru tahu dua minggu lalu, saat memperkenalkan pujaan hati.

Setelah berkisah, bunda memberikan sapu tangan itu kepada saya dan merestui hubungan kami. Saya seakan tidak bisa berkata sepatah kata pun. Lidah ini terasa kaku. Hati bergetar karena terharu.

Bagaimana mungkin bahwa sapu tangan yang sudah lusuh itu masih disimpan sekian tahun hanya untuk memendam kangen pada anaknya?

Bukan kata-kata, tapi dengan sapu tangan lusuh itulah bunda menohok saya dengan cinta yang sederhana. Cinta tulus yang tak pernah berharap balasan dari siapa maupun anaknya sendiri sekalipun. Bintang itu terang.

Lewat sapu tangan lusuh tersebut, zaman boleh berubah. Tapi, cinta dan kerinduan seorang ibu tak bisa digerus waktu. Ia ada sampai kapan pun. Tak bisa dibalas dengan apa pun.

5 Bos Paling Mengerikan Sepanjang Masa!!!

5. George Pullman (March 3, 1831 – October 19, 1897)

George Pullman, seorang industrialis yang membuat kekayaannya dalam bidang kereta api. Dia membeli sejumlah besar tanah dan membangun sebuah kota di atasnya untuk tempat tinggal para karyawannya.

Dia melarang kebebasan pers, rapat umum atau bar. Dia akan mengirim orang untuk menerobos ke rumah-rumah karyawan dan memastikan bahwa mereka selalu bersih. Siapa saja yang gagal untuk memenuhi standar kebersihan Pullman, diberikan 10 hari untuk berkemas dan keluar.

Pullman membayar karyawannya dengan Pullman Scrip, yang hanya bisa digunakan di kota tersebut dan tidak bisa ditukar dengan uang sebenarnya.
Ketika bisnisnya mulai jatuh, Pullman memotong upah para pekerja, tetapi tidak dengan sewa dan harga barang di kotanya. Situasi akhirnya meledak menjadi sebuah serangan yang begitu di luar kendali sehingga pasukan federal harus dibawa masuk.

Seberapa besar rasa benci para pekerja kepada Pullman? Ketika ia meninggal, mereka harus mengubur tubuhnya dalam kubah baja dan beton, yang terkubur di bawah beberapa ton beton. Mengapa? Karena mereka takut karyawan akan menggali dan memukuli mayat Pullman.


4. J. Edgar Hoover (January 1, 1895 – May 2, 1972)

J. Edgar Hoover adalah direktur pertama FBI, dari tahun 1935 sampai tahun 1972, dan ia selalu gila untuk setiap menitnya.

Satu biografi FBI mengatakan ia terus memanggil karyawannya 24 jam sehari untuk hanya melakukan hal hal yang tidak penting di sekitar rumahnya, seperti memperbaiki mesin pemotong rumputnya. Ketika ia menemukan kotoran hewan kecil di teras, ia meminta agar agen membawanya ke laboratorium untuk dianalisis, karena benar-benar yakin dia dikuntit oleh binatang liar. Dia kemudian diduga telah memasang perangkap di teras, yang segera membunuh kucing tetangga.

Selain itu, ia ternyata memiliki arsip foto telanjang. Bukan model porno. Dia memilik foto telanjang Eleanor Roosevelt. Mengapa? Berjaga-jaga

Dia memantau setiap aspek kehidupan agen agennya, memberitahu mereka di mana mereka bisa dan tidak bisa hidup, klub apa yang mereka bisa dan tidak bisa bergabung dan apa yang akan dikenakan. Ia diduga memecat beberapa agen nya karena dia merasa kepala mereka tampak terlalu kecil.

Mielvin Purvis membuat Hoover marah karena memiliki keberanian untuk melacak tiga dari gangster paling terkenal dalam sejarah Amerika (Baby Face Nelson, Pretty Boy Floyd dan Johnny Depp's John Dillinger) dan tidak memberikan kredit kepada Hoover. Hoover melecehkan Purvis sampai dia meninggalkan FBI, lalu mencoba menyabotase semua pekerjaan Purvis.

Tunggu, anda masih membayangkan Eleanor Roosevelt telanjang, bukan?


3. Henry Clay Frick (December 19, 1849 – December 2, 1919)
Henry Clay Frick adalah Ketua Carnegie Steel, dan juga pemilik gelar "orang yang paling dibenci di Amerika" dan "Harry Cock-Bag."

Ia memulai sebuah klub memancing untuk dirinya sendiri dan teman-temannya yang kaya, membeli sebuah danau di Pennsylvania, hanya untuk mereka. Bendungannya selalu bocor, tapi tidak ingin menghabiskan uang untuk memperbaikinya, ia membiarkannya sampai bendungan tersebut runtuh dan membanjiri kota, menewaskan 2.000 orang.

Pada tahun 1892, harga baja naik dan produsen baja dunia (seperti Andre Carnegie dan Frick) tinggal di rumah-rumah mewah. Serikat buruh meminta kenaikan gaji. Frick menawarkan 22 persen pemotongan gaji.
Ketika serikat menolak kesepakatan, Frick's mengunci para pekerja, lalu memasang penembak jitu di menara di sekitar pabrik dan meriam yang bisa menembak cairan panas mendidih pada siapa saja yang mendekat. Dia juga memasang pagar kawat berduri.

Ribuan karyawan marah di luar gedung, dan Frick memutuskan untuk memakai pekerja upah rendah untuk menggantikan mereka. Frick mempekerjakan 300 Pinkertons - tentara bayaran dengan nama yang buruk - dan melepaskan mereka di kerumunan orang.
Ternyata buruh memiliki senjata juga, dan dinamit, dan sebuah meriam. Beberapa orang terbunuhi, dan puluhan lainnya terluka, sebelum-sekali lagi-campur tangan militer untuk memecahkan suasana.

Beberapa minggu kemudian seorang pria masuk ke kantor Frick dan menembaknya di leher. 2 Kali. Frick bangkit dan melawan. Polisi datang dan menangkap si pembunuh, dan Frick kembali bekerja dalam seminggu. Ia kemudian memecat 2.500 pekerja, dan membagi dua upah orang-orang yang masih tersisa.

Frick meninggal 27 tahun kemudian karena serangan jantung, beberapa minggu sebelum ulang tahunnya yang ke-70.


2. William Bryant and Francis May

William Bryant dan Francis May adalah pemilik Bryant dan Match May Company.
Mereka mempekerjakan gadis-gadis remaja yang bekerja selama 12 jam sehari, dan membayar mereka empat shilling seminggu (yang setara dengan $20 saat ini)

Mereka menerapkan denda untuk daftar panjang pelanggaran-pelanggaran, mulai dari pergi ke kamar mandi tanpa izin, memiliki kaki kotor. Ketika seorang gadis membuat macet mesin karena akan merobek jarinya, dia diberi tahu bahwa mesin yang lebih penting, dan untuk tidak pernah membiarkan hal itu terjadi lagi. Ketika tangan gadis lain hancur, ia dipecat.

Untuk bersaing dengan perusahaan lain, mereka menggunakan fosfor putih yang lebih murah dari fosfor merah yang dapat memakan wajah Anda ketika Anda menanganinya. Hal ini disebabkan karena menghirup uap terlalu lama. Gejalanya mulai dengan sakit gigi, yang menyebabkan pembengkakan, abses dan kemudian cairan busuk yang disebabkan oleh tulang rahang Anda benar-benar membusuk di dalam kepala Anda.
Kemudian rahang Anda akan benar-benar mulai menyala hijau. Satu-satunya pengobatan dengan amputasi rahang, yang harus dilakukan sebelum kegagalan organ membunuh korban.

Perlu diketahui, Bryant dan May mengetahui hal ini; efek samping fosfor putih sudah ada selama puluhan tahun. Gadis di pabrik akhirnya mogok dan memenangkan simpati aktivis tenaga kerja pada waktu itu, dan para wanita akhirnya memenangkan haknya.
Bryant dan May Company, tentu saja, tetap berbisnis selama beberapa dekade dan membuat uang yang besar untuk para pemiliknya.


1. Max Blanck dan Thomas Harris

Max Blanck dan Thomas Harris adalah pemilik dan pengurus Triangle Shirtwaist Company, yang membuat blus wanita.

Blanck dan Harris hampir seluruhnya mempekerjakan tenaga kerja perempuan untuk alasan yang sama seperti Bryant dan May: muda, banyak dari mereka imigran, tidak memiliki tempat lain untuk pergi. Mereka membayar 6 atau 7 dolar per minggu (jumlah kecil bahkan pada tahun 1909), dan ketika para pekerja menuntut kondisi yang lebih baik, pasangan tersebut menyewa preman untuk menutup omong kosong mereka. Ketika serikat buruh akhirnya mencapai kesepakatan dengan produsen lainnya, Harris & Blanck mengatakan tidak.

Mereka juga mengunci salah satu pintu utama pabrik dari luar, untuk mencegah pencurian oleh karyawan. Pada tanggal 25 Maret 1911, hal yang tak terelakkan terjadi. Beberapa perempuan berhasil keluar sebelum satu pintu keluar penuh dengan asap dan api. Yang lain berhasil melarikan diri dari api, pingsan. Sisanya terjebak di dalam, menggedor pintu yang terkunci, sementara mereka terbakar hidup-hidup. 146 orang tewas, kebakaran terburuk di New York (sampai peristiwa 9 / 11).

Blanck dan Harris didakwa dengan pembunuhan. Beruntung bagi mereka, mereka punya lebih banyak uang daripada para penggugat, dan mereka mempekerjakan Max Steuer. Dia mencabik-cabik kesaksian yang selamat, mengisyaratkan bahwa semua ini adalah sebuah konspirasi oleh serikat buruh yang jahat, dan bahwa tidak ada yang bisa membuktikan pintu benar-benar terkunci.

Blanck dan Harris lolos. Tapi Blanck ditangkap dua tahun kemudian karena mengunci pekerja di dalam pabrik lain! Ia didenda $20.
23 keluarga berhasil menggugat atas kebakaran dan memenangkan $ 75 masing-masing. Tetapi Blanck dan Harris mengajukan klaim asuransi mereka setelah kebakaran dan mendapat $ 60,000!!

Kamis, 15 Oktober 2009

CINTA SEORANG IBU

Alkisah di suatu desa ada seorang ibu yang sudah tua hidup berdua dengan anak satu-satunya. Suaminya sudah lama meninggal karena sakit. Sang Ibu sering sekali merasa sedih memikirkan anak satu-satunya . Adapun anaknya mempunyai tabiat yang sangat buruk, yaitu suka mencuri, berjudi,mengadu ayam, dan banyak lagi yang membuat si ibu sering menangis meratapi nasibnya yang malang. Namun begitupun ibu tua itu selalu berdoa, "semoga anakku yang ku sayangi dapat menyadari kesalahannya, supaya ia tidak berbuat dosa lebih banyak lagi. Aku sudah tua dan aku ingin menyaksikan dia menjadi anak yang baik dan berguna bagi masyarakat, sebelum Aku mati".
Namun semakin lama si Anak semakin larut dengan perbuatan jahatnya. Sudah sangat sering ia keluar masuk bui karena kejahatan yang dilakukannya.
Suatu hari ia kembali mencuri di sebuah rumah penduduk desa. Namun malang nasibnya akhirnya ia tertangkap oleh penduduk yang kebetulan lewat. Kemudian dia dibawa ke hadapan Raja untuk diadili sesuai dengan kebiasaan di Kerajaan tersebut. Setelah ditimbang berdasarkan sudah seringnya ia mencuri, maka tanpa ampun lagi si Anak tersebut dijatuhi hukuman Pancung.
Pengumuman hukuman itu disebarkan ke seluruh desa. Hukuman pancung akan dilakukan keesokan harinya didepan rakyat desa dan kerajaan tepat pada saat lonceng kerajaan berdentang menandakan pukul enam pagi. Berita hukuman itu sampai juga ke telinga si Ibu. Dia menangis ,meratapi Anak yang sangat dikasihinya. Dengan tertatih-tatih dia mendatangi Raja dan memohon sambil berlutut supaya anaknya dibebaskan dari hukuman mati, dan bila perlu biarlah dia sendiri yang menggantikan anaknya untuk menjalani hukuman mati tersebut untuk menebus kesalahan-kesalahan yang sudah dilakukan oleh anaknya, tapi keputusan raja sudah bulat, si Anak tetap harus menjalani hukuman. Dengan hati hancur si Ibu kembali ke rumah. Malam harinya dia bermimpi bertemu Buddha yang tersenyum penuh kasih sayang sambil mengusap kepalanya.
Keesokan harinya, ditempat yang sudah ditentukan ,rakyat berbondong-bondong untuk menyaksikan hukuman pancung tersebut. Sang Algojo sudah siap dengan Pancungnya, dan si Anak tadi sudah pasrah m enantikan saat ajal menjemputnya. Terbayang di matanya wajah ibunya yang sudah tua, tanpa terasa dia menangis menyesali perbuatannya.
Detik-detik yang dinantikan akhirnya tiba. Sampai waktu yang ditentukan , lonceng Kerajaan belum juga berdentang. Suasana mulai berisik. Sudah lima menit lewat dari waktunya. Akhirnya didatangi petugas yang membunyikan lonceng di Gereja. Dia Juga mengaku heran, karena sudah sedari tadi dia menarik lonceng tapi, suara dentangnya tidak ada. Ketika mereka sedang terheran-heran, tiba-tiba dari tali yang di pegangnya mengalir darah, darah tersebut datangnya dari atas, berasal dari tempat di mana Lonceng diikat.
Dengan jantung berdebar-debar seluruh rakyat menantikan saat beberapa orang naik ke atas menyelidiki sumber darah itu. Tahukah Anda apa yang terjadi?
Ternyata di dalam lonceng besar itu ditemui tubuh si Ibu tua dengan kepala hancur berlumuran darah. Dia memeluk Bandul di dalam lonceng yang mengakibatkan lonceng tidak berbunyi, sebagai gantinya kepalanya yang terbentur ke dinding lonceng . Seluruh orang yang menyaksikan kejadian itu tertunduk dan meneteskan air mata . Sementara si Anak meraung-raung memeluk tubuh ibunya yang sudah diturunkan.Dia menyesali dirinya yang selalu menyusahkan ibunya. Ternyata malam sebelumnya si ibu dengan susah payah memanjat ke Atas dan mengikat dirinya di lonceng tersebut serta memeluk besi di dalam lonceng,untuk menghindari hukuman pancung anaknya.
Demikianlah, sangat jelas kasih seorang ibu untuk anaknya, betapapun jahatnya si Anak. Marilah kita menyayangi orang tua kita masing-masing, selagi kita masih mampu karena mereka adalah sumber berkah dan kebajikan didunia ini.

Jumat, 09 Oktober 2009

helpful tips

1. Rahasia mengusir semut semut nakal yang mengganggu rumah anda.
Taruh kulit kupasan kulit mentimun di dekat tempat jalan yg sering dilalui semut atau langsung di dekat lubang semut.

2.Rahasia membuat cermin mengkilap.
Bersihkan dengan gumpalan koran basah dan gosoklah dengan semangat 45.

3.Rahasia menghapus permen karet dari pakaian dengan mudah.
Masukkan pakaian dalam freezer selama satu jam terlebih dulu. Lalu bersihkan.

4.Rahasia memutihkan pakaian putih yang mulai kusam.
Rendam pakaian putih dalam air panas dengan seiris lemon selama 10 menit terlebih dahului sebelum dicuci.

5.Rahasia membuat rambut lebih berkilau dan bercahaya.
Tambahkan satu sendok teh cuka untuk rambut, lalu cuci rambut seperti biasa.

6.Rahasia mendapatkan hasil perasan juice yg maksimal dari lemon.
Rendam lemon dalam air panas selama satu jam dahulu, dan kemudian baru di jus.

7.Rahasia menghilangkan bau ikan dari tangan anda.
Cucilah tangan anda dengan sedikit cuka apel.

8.Rahasia menghindari mata pedih dan menangis saat memotong bawang?
Gampang. Kunyah permen karet sambil mengiris bawang.

9.Rahasia merebus kentang dengan cepat.
Kuliti kentang dari satu sisi saja sebelum direbus.

10. Rahasia merebus telur dengan cepat.
Tambahkan garam ke air dan didihkan bersama telurnya.

11. Rahasia mengetahui kesegaran ikan.
Masukkan ke dalam semangkuk air dingin. Jika ikan mengapung, berarti ikan itu masih segar.

12.Rahasia memeriksa kesegaran telur:
Letakkan telur dalam air. Jika ia menjadi horisontal, berarti telurnya segar. Jika miring, berarti umurnya sekitar 3-4 hari. Jika ia vertikal, umurnya sekitar 10 hari. Jika mengambang, jangan dimakan karena sudah membusuk.

13.Rahasia menghapus tinta dari pakaian.
Letakkan pasta gigi pada titik-titik tinta perlahan-lahan dan biarkan kering sepenuhnya, lalu cuci.

14. Rahasia mengupas kulit ubi jalar dengan cepat.
Rendam dalam air dingin cepat-cepat setelah direbus.

15. Rahasia menyingkirkan tikus-tikus di rumah anda.
Taburkan lada hitam di tempat-tempat di mana Anda menemukan mereka

Kamis, 01 Oktober 2009

sahabat

suatu hari ada 2 orang sahabat karib berjalan di gurun pasir. tiba2 di tengah perjalanan mereka bertengkar. salah satu sahabat menampar sahabat yang satunya. sahabat yang ditampar itu merasa sakit hati, lalu si sahabat yang ditampar itu menulis di atas pasir '' hari ini sahabat terbaikku menampar pipiku ''.
kemudian mereka meneruskan perjalanan. akhirnya mereka menemukan oasis. sahabat yang ditampar pipinya dan sakit hati itu mencoba berenang tetapi tenggelam, tetapi ia selamat karena ditolong oleh sahabat satunya.
setelah siuman, ia menulis di atas batu ' hari ini sahabat terbaikku menolongku '. lalu si sahabat yang menamparnya bertanya ' kenapa setelah aku berbuat jahat kepadamu kamu menulis di atas pasir, tetapi setelah aku menolongmu kamu menulis di atas batu ? '
sang sahabat menjawab ' aku menulis di atas pasir agar ada angin maaf datang lalu menghapus tulisan di pasir itu. begitu pula kebaikanmu, aku menulis di atas batu agar kebaikanmu tidak terhapus oleh angin '.

Fakta-fakta mengenai tulang

Jumlah tulang
Secara total terdapat 206 tulang dalam tubuh kita. Tulang Paha adalah tulang yang terbesar dalam tubuh kita. Sedangkan tulang Sanggurdi adalah tulang terkecil dalam tubuh kita.

Tulang Anda Tidak Statis
Banyak orang berfikir bahwa tulang mereka tidak berubah dan permanen. Sebenarnya tulang kita merupakan jaringan hidup yang secara berkala (konstan) mengalami pembongkaran dan beregenerasi. Hal ini yang disebut remodelling tulang.Faktanya, tulang kita mengalami regenerasi total setiap 7 sampai 10 tahun. Jadi usia tulang Anda lebih muda daripada usia Anda.

Anda Pikir Tulang Anda Kuat?
Tulang yang ada dalam tubuh kita terdiri dari dua lapisan. Lapisan luar yang kuat dan lapisan dalam yang lemah. Pengeroposan tulang seringkali tidak disadari karena terjadi jauh dalam tulang. Lapisan Luar yang kuat adalah Tulang Cortical, sering juga disebut tulang padat, yang membentuk suatu lapisan yang melindungi sekitar tulang. Bersifat padat dan keras, emmbentuk hampir 80 % dari total massa kerangka. Inti bagian dalam yang lemah, juga disebut tulang spons, tulang trabecular ini seperti rumah lebah dan merupakan bagian utama yang membentuk struktur tulang bagian dalam. Lebih keropos, kurang padat dan lebih lemah daripada tulang cortical. memiliki metabolisme tinggi sehingga membuatnya lebih mudah patah atau hancur.

Anda kehilangan Massa Tulang Anda Setiap Hari
Massa tulang mencapai massa puncaknya pada sekitar usia 30 tahun, yaitu ketika proses penghancuran tulang (yang dilakukan oleh sel osteoclas) mulai terjadi lebih cepat dari proses pembentukan tulang (yang dilakukan oleh sel osteoblas).
Setelah bertahun-tahun, tulang kita menjadi lebih tipis dan rapuh. Hal ini berarti terjadi pengurangan kepadatan dan massa tulang secara bertahap. Jika tidak diketahui, kondisi ini dapat mengakibatkan osteoporosis.

Apa itu Osteoporosis?
Osteoporosis (penyakit keropos tulang) adalah penyakit yang menyebabkan tulang Anda menjadi lemah, rapuh dan mudah patah. Kadang juga disebut Silet Disease, penyakit yang menyerang secara diam-diam, osteoporosis sering menyerang tanpa tanda-tanda (hingga terjadinya patah tulang). Terjadinya patah tulang pada punggung (tulang belakang), panggul dan pergelangan tangan biasanya merupakan tanda awal terjadinya osteoporosis.

Osteoporosis, Fenomena yang meningkat
Di dunia 1 dari 3 wanita dan 1 dari 5 pria di atas 50 tahun akan menderita patah tulang akibat osteoporosis. Di Asia, pada tahun 2050, 1 dari 2 patah tulang pinggang yang disebabkan oleh osteoporosis di dunia diperkirakan terjadi di Asia.

Kamis, 24 September 2009

Pidato Anak Usia 11 Tahun Bikin forum PBB Terdiam

Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children's Organization ( ECO ).

ECO sendiri adalah Sebuah kelompok kecil anak" yg mendedikasikan diri Untuk belajar dan mengajarkan pada anak" lain mengenai masalah" lingkungan.

Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB, dimana pada saat itu Seveern yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa pemimpin dunia terkemuka.

Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil ber-usia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang" terkemuka yg berdiri dan memberikan Tepuk Tangan yg meriah kepada anak berusia 12 tahun.

Inilah Isi pidato tersebut: (sumber The Collage Foundation)

Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O - Enviromental Children Organization

Kami Adalah Kelompok dari kanada yg terdiri dari anak" berusia 12 dan 13 tahun. Yang mencoba membuat Perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang kesini sejauh 6000 mil. Untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, Hari ini Disini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.

Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada disini untuk berbicara bagi semua generasi yg akan datang.

Saya berada disini mewakili anak" yg kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar.

Saya berada disini untuk berbicara bagi binatang" yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya diseluruh planet ini karena kehilangan habitat nya. kami tidak boleh tidak di dengar.

Saya merasa takut untuk berada dibawah sinar matahari karena berlubang nya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yg dibawa oleh udara.

Saya sering memancing di di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan"nya penuh dengan kanker. Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang" dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya - hilang selamanya.

Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang" liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu". tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal" tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.

Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah" kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?

Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahan nya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahan nya tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya!

Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaiman cara mengembalikan ikan" salmon ke sungai asal na.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang" yang telah punah.

Dan anda tidak dapat mengembalikan Hutan-Hutan seperti sediakala di tempatnya yang sekarang hanya berupa padang pasir.
Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya.
TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!

Disini anda adalah deligasi negara-negara anda. Pengusaha, Anggota perhimpunan, wartawan atau politisi - tetapi sebenernya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki" dan saudara perempuan, paman dan bibi - dan anda semua adalah anak dari seseorang.

Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama - perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.

Saya Hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama.

Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.

Di Negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan, kami membeli sesuatu dan kemudian membuang nya, beli dan kemudian buang. walaupun begitu tetap saja negara" di utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.

Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.

Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak" yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: " Aku berharap aku kaya , dan jika Aku kaya, Aku akan memberikan anak" jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal . dan Cinta dan Kasih sayang " .

Jika seorang anak yang berada dijalanan yang tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?

Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak" tersebut berusia sama dengan saya , bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar. bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak" yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .

Saya hanyalah Seorang anak kecil namun saya tahu bahwa jika semua Uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemisikinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.

Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain.
Mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan.
Tidak menyakiti makhluk hidup lain, Berbagi dan tidak tamak..

Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarakan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?

Jangan lupakan mengapa anda menghadiri Konfrensi ini. mengapa anda melakukan hal ini - kami adalah anak" anda semua , Anda sekalianlah yang memutuskan dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharus nya dapat memberikan kenyamanan pada anak" mereka dengan mengatakan " Semuanya akan baik-baik saja ". 'kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan' dan ' ini bukanlah akhir dari segalanya'

Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua?
Ayah saya selalu berkata ' kamu akan selalu dikenang karena perbuatan mu bukan oleh kata" mu '

Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari. kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami.

Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata" tersebut.


Sekian dan terima kasih atas perhatian nya.



Servern Cullis-Suzuki telah membungkam 1 ruang sidang Konfrensi PBB, membungkam seluruh Orang" penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya, setelah pidato nya selesai serempak seluruh Orang yang hadir diruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun.

dan setelah itu ketua PBB mengatakan dalam pidato nya..

" Hari ini Saya merasa sangatlah Malu terhadap Diri saya sendiri karena saya baru saja disadarkan betapa penting na linkungan dan isi nya disekitar kita oleh Anak yang hanya berusia 12 tahun yang maju berdiri di mimbar ini tanpa selembar pun Naskah untuk berpidato, sedang kan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh assisten saya kemarin… Saya ... tidak kita semua dikalahkan oleh anak yang berusia 12 tahun "

Cerita ini benar" terjadi dan pidato severn Cullis-Suzuki itu benar" pidato yang dikatakan nya dalam pidato tersebut tanpa dilebih" kan .

Apa yang anda dapat dari cerita tersebut?

Jumat, 28 Agustus 2009

Racun Sinshe Wang

Dahulu kala di negeri Cina, adalah seorang gadis bernama Li-Li.
Ia baru menikah dan tinggal di wisma mertua indah.

Dalam waktu singkat, Li-Li tahu bahwa ia sangat tidak cocok tinggal serumah dengan ibu mertuanya.
Karakter mereka sangat jauh berbeda. Dan Li-Li sangat tidak menyukai kebiasaan ibu mertuanya.

Hari berganti hari, begitu pula bulan berganti bulan. Li-Li dan ibu mertuanya tidak pernah berhenti berdebat dan bertengkar. Yang makin membuat Li-Li kesal adalah adat kuno Cina yang mengharuskan
ia untuk selalu menundukkan kepala untuk menghormati mertuanya dan mentaati semua kemauannya.

Semua kemarahan dan ketidakbahagiaan di dalam rumah itu menyebabkan kesedihan yang mendalam pada hati suami Li-Li, seorang yang berjiwa sederhana.

Akhirnya, Li-Li tidak tahan lagi terhadap sifat buruk dan kelakuan ibu mertuanya. Dan ia benar-benar telah bertekad untuk melakukan sesuatu. Li-Li pergi menjumpai seorang teman ayahnya yaitu Sinshe Wang yang mempunyai Toko Obat Cina.

Ia menceritakan situasinya dan minta dibuatkan ramuan racun yang kuat untuk diberikan pada ibu mertuanya.

Sinshe Wang berpikir keras sejenak. Lalu ia berkata, "Li-Li, saya mau membantu kamu menyelesaikan masalahmu, tetapi kamu harus mendengarkan saya dan mentaati apa yang saya sarankan."

Li-Li berkata, "OK pak Wang, saya akan mengikuti apa saja yang bapak katakan, yang harus saya perbuat."

Sinshe Wang masuk kedalam,ndan tak lama ia kembali dengan menggenggam sebungkus ramuan.

Ia berkata kepada Li-Li, "Kamu tidak bisa memakai racun keras yang mematikan seketika, untuk meyingkirkan ibu mertuamu, karena hal itu akan membuat semua orang menjadi curiga.

Oleh karena itu, saya memberi kamu ramuan beberapa jenis tanaman obat yang secara perlahan-lahan akan menjadi racun di dalam tubuhnya.

Sinshe Wang melanjutkan, “Setiap hari, sediakan makanan yang enak-enak dan masukkan sedikit ramuan obat ini kedalamnya. Lalu, supaya tidak ada yang curiga saat ia mati nanti, kamu harus hati-hati sekali dan bersikap sangat bersahabat dengannya. Jangan berdebat dengannya, taati semua kehendaknya, dan perlakukan dia seperti seorang ratu."

Li-Li sangat senang. Ia berterima kasih kepada pak Wang dan buru-buru pulang ke rumah untuk memulai rencana membunuh ibu mertuanya.

Minggu demi minggu, bulan demi bulan pun berlalu. Setiap hari Li-Li melayani mertuanya dengan makanan yang enak-enak, yang sudah "dibumbuinya". Ia mengingat semua petunjuk dari Sinshe Wang tentang hal mencegah kecurigaan.

Maka ia mulai belajar untuk mengendalikan amarahnya, mentaati perintah ibu mertuanya dan memperlakukannya seperti ibunya sendiri.

Setelah enam bulan lewat, suasana di dalam rumah itu berubah secara drastis. Li-Li sudah mampu mengendalikan amarahnya sedemikian rupa sehingga ia menemukan dirinya tidak pernah lagi marah atau kesal.

Ia tidak pernah berdebat lagi dengan ibu mertuanya selama enam bulan terakhir karena ia mendapatkan bahwa ibu mertuanya kini tampak lebih ramah kepadanya.

Sikap si ibu mertua terhadap Li-Li telah berubah, dan mulai mencintai Li-Li seperti puterinya sendiri. Ia terus menceritakan kepada kawan-kawan dan sanak familinya bahwa Li-Li adalah menantu yang paling
baik yang ia peroleh.

Li-Li dan ibu mertuanya saling memperlakukan satu sama lain seperti layaknya seorang ibu dan anak yang sesungguhnya.

Suami Li-Li sangat bahagia menyaksikan semua yang terjadi. Suatu hari, Li-Li pergi menjumpai Sinshe Wang dan meminta bantuannya sekali lagi.

Ia berkata, "Pak Wang, tolong saya untuk mencegah supaya racun yang saya berikan kepada ibu mertua saya tidak sampai membunuhnya!”
“Ia telah berubah menjadi seorang wanita yang begitu baik, sehingga saya sangat mencintainya seperti kepada ibu saya sendiri. Saya tidak mau ia mati karena racun yang saya berikan kepadanya."

Sinshe Wang tersenyum. Ia mengangguk-anggukkan kepalanya. "Li-Li, tidak ada yang perlu kamu khawatirkan. Saya tidak pernah memberi kamu racun. Ramuan yang saya berikan kepadamu itu hanyalah ramuan penguat badan untuk menjaga kesehatan beliau.”
“Satu-satunya racun yang ada, adalah yang terdapat didalam pikiranmu sendiri, dan di dalam sikapmu terhadapnya, …… tetapi semuanya itu telah disapu bersih dengan cinta yang kamu berikan kepadanya ..."


Sadarkah anda bahwa sebagaimana anda memperlakukan orang lain maka demikianlah persis bagaimana mereka akan memperlakukan anda

Ada pepatah Cina kuno berkata:
*"Orang yang mencintai orang lain, akan dicintai juga sebagai balasannya"

Kamis, 27 Agustus 2009

Kisah Cinta Seorang Anak..

Dua puluh tahun yang lalu saya melahirkan seorang anak laki-laki,
wajahnya lumayan tampan namun terlihat agak bodoh. Sam, suamiku,
memberinya nama Eric. Semakin lama semakin nampak jelas bahwa anak ini
memang agak terbelakang. Saya berniat memberikannya kepada orang lain
saja.

Namun Sam mencegah niat buruk itu. Akhirnya terpaksa saya
membesarkannya juga. Di tahun kedua setelah Eric dilahirkan saya pun
melahirkan kembali seorang anak perempuan yang cantik mungil. Saya
menamainya Angelica. Saya sangat menyayangi Angelica, demikian juga
Sam. Seringkali kami mengajaknya pergi ke taman hiburan dan
membelikannya pakaian anak-anak yang indah-indah.

Namun tidak demikian halnya dengan Eric. Ia hanya memiliki beberapa
stel pakaian butut. Sam berniat membelikannya, namun saya selalu
melarangnya dengan dalih penghematan uang keluarga. Sam selalu
menuruti perkataan saya. Saat usia Angelica 2 tahun, Sam meninggal
dunia. Eric sudah berumur 4 tahun kala itu. Keluarga kami menjadi
semakin miskin dengan hutang yang semakin menumpuk. Akhirnya saya
mengambil tindakan yang akan membuat saya menyesal seumur hidup. Saya
pergi meninggalkan kampung kelahiran saya beserta Angelica. Eric yang
sedang tertidur lelap saya tinggalkan begitu saja. Kemudian saya
tinggal di sebuah gubuk setelah rumah kami laku terjual untuk membayar
hutang. Setahun, 2 tahun, 5 tahun, 10 tahun.. telah berlalu sejak
kejadian itu.

Saya telah menikah kembali dengan Brad, seorang pria dewasa. Usia
Pernikahan kami telah menginjak tahun kelima. Berkat Brad, sifat-sifat
buruk saya yang semula pemarah, egois, dan tinggi hati, berubah
sedikit demi sedikit menjadi lebih sabar dan penyayang. Angelica telah
berumur 12 tahun dan kami menyekolahkan dia di asrama putri sekolah
perawatan. Tidak ada lagi yang ingat tentang Eric dan tidak ada lagi
yang mengingatnya.

Tiba-tiba terlintas kembali kisah ironis yang terjadi dulu seperti
sebuah film yang diputar dikepala saya. Baru sekarang saya menyadari
betapa jahatnya perbuatan saya dulu.tiba-tiba bayangan Eric melintas
kembali di pikiran saya. Ya Eric, Mommy akan menjemputmu Eric. Sore
itu saya memarkir mobil biru saya di samping sebuah gubuk, dan Brad
dengan pandangan heran menatap saya dari samping. “Mary, apa yang
sebenarnya terjadi?”

“Oh, Brad, kau pasti akan membenciku setelah saya menceritakan hal
yang telah saya lakukan dulu.” aku menceritakannya juga dengan
terisak-isak. Ternyata Tuhan sungguh baik kepada saya. Ia telah
memberikan suami yang begitu baik dan penuh pengertian. Setelah tangis
saya reda, saya keluar dari mobil diikuti oleh Brad dari belakang.
Mata saya menatap lekat pada gubuk yang terbentang dua meter dari
hadapan saya. Saya mulai teringat betapa gubuk itu pernah saya
tinggali beberapa bulan lamanya dan Eric.. Eric…

Namun saya tidak menemukan siapapun juga di dalamnya. Hanya ada
sepotong kain butut tergeletak di lantai tanah. Saya mengambil seraya
mengamatinya dengan seksama… Mata mulai berkaca-kaca, saya mengenali
potongan kain tersebut sebagai bekas baju butut yang dulu dikenakan
Eric sehari-harinya. Saya sempat kaget sebab suasana saat itu gelap
sekali. Kemudian terlihatlah wajah orang itu yang demikian kotor.
Ternyata ia seorang wanita tua. Kembali saya tersentak kaget manakala
ia tiba-tiba menegur saya dengan suaranya yang parau.

“Heii…! Siapa kamu?! Mau apa kau kemari?!”

Dengan memberanikan diri, saya pun bertanya, “Ibu, apa ibu kenal
dengan seorang anak bernama Eric yang dulu tinggal di sini?”

Ia menjawab, “Kalau kamu ibunya, kamu sungguh tega, Tahukah kamu, 10
tahun yang lalu sejak kamu meninggalkannya di sini, Eric terus
menunggu ibunya dan memanggil, ‘Mommy…, mommy!’ Karena tidak tega,
saya terkadang memberinya makan dan mengajaknya tinggal Bersama saya.
Walaupun saya orang miskin dan hanya bekerja sebagai pemulung sampah,
namun saya tidak akan meninggalkan anak saya seperti itu! Tiga bulan
yang lalu Eric meninggalkan secarik kertas ini. Ia belajar menulis
setiap hari selama bertahun-tahun hanya untuk menulis ini untukmu…”

Saya pun membaca tulisan di kertas itu…

“Mommy, mengapa Mommy tidak pernah kembali lagi…? Mommy marah sama
Eric, ya? Mom, biarlah Eric yang pergi saja, tapi Mommy harus berjanji
kalau Mommy tidak akan marah lagi sama Eric. Bye, Mom…”

Saya menjerit histeris membaca surat itu. “Bu, tolong katakan…
katakan di mana ia sekarang? Saya berjanji akan meyayanginya sekarang!
Saya tidak akan meninggalkannya lagi, Bu! Tolong katakan..!!”

Brad memeluk tubuh saya yang bergetar keras.

“Nyonya, semua sudah terlambat. Sehari sebelum nyonya datang, Eric
telah meninggal dunia. Ia meninggal di belakang gubuk ini. Tubuhnya
sangat kurus, ia sangat lemah. Hanya demi menunggumu ia rela bertahan
di belakang gubuk ini tanpa ia berani masuk ke dalamnya. Ia takut
apabila Mommy-nya datang, Mommy-nya akan pergi lagi bila melihatnya
ada di dalam sana… Ia hanya berharap dapat melihat Mommy-nya dari
belakang gubuk ini… Meskipun hujan deras, dengan kondisinya yang
lemah ia terus bersikeras menunggu Nyonya di sana.”

Rabu, 26 Agustus 2009

Catatan Seorang Pelajar

Bukan ilmu Akuntansi
Bukan juga nilai substitusi
Atau Sejarah Proklamasi

Bukan senam kebugaran jasmani
Bukan juga lukisan proyeksi
Apalagi nilai gravitasi

Bukan pertumbuhan bakal biji
Atau reaksi oksidasi
Lebih lebih tentang resensi

Aku tersadar, kita bersekolah tidak mutlak mencari ilmu
Tapi mencari nilai, lalu gelar, lalu kerja, wirausaha, hidup tenang
Namun ada yang mengalahkan aksi gores pena, bentangan pensil atau teori lisan.
Yakni SAHABAT!

Sahabat lebih mengasyikkan daripada guru, sekalipun guru bisa dijadikan sahabat
Tidak ada remidial di persahabatan, hanya keinginan bersenang-senang dan mempertahankan
Persetan memperhatikan guru, tak sebanding dengan memperhatikan teman
Guru berteori tentang ilmu yang mungkin berguna di suatu saat, namun menangkap dan mengaplikasikannya itu hal yang berat
Sahabat yang cerita tentang masalahnya soal cinta atau perselisihan, kita malah menjadikannya bagian dari pengalaman dan sebuah bukti nyata dari kehidupan

Remidial ulangan Matematika tidak akan membuat kita membunuh sahabat kita
Namun konflik dengan sahabat bisa saja buat kita remidial Matematika
Meregang pena, menyobek kertas, tersenyumlah, dunia sekolah tidak hanya ilmu, namun ada yang lebih indah yakni.........

Selasa, 25 Agustus 2009

Mengukur hidup

Ada yang mengukur hidup mereka dari hari dan tahun, yang lain dengan denyut jantung, gairah, dan air mata. Tetapi ukuran sejati di bawah mentari adalah apa yang telah engkau lakukan dalam hidup ini untuk orang lain.

Jika kau merasa lelah dan tak berdaya dari usaha yang sepertinya
sia-sia...

Tuhan tahu betapa keras engkau sudah berusaha.

Ketika kau sudah menangis sekian lama dan hatimu masih terasa pedih...

Tuhan sudah menghitung airmatamu.

Jika kau pikir bahwa hidupmu sedang menunggu sesuatu dan waktu serasa
berlalu begitu saja...

Tuhan sedang menunggu bersama denganmu.

Ketika kau merasa sendirian dan teman-temanmu terlalu sibuk untuk
menelepon.
Tuhan selalu berada disampingmu.

Ketika kau pikir bahwa kau sudah mencoba segalanya dan tidak tahu hendak
berbuat apa lagi...

Tuhan punya jawabannya.

Ketika segala sesuatu menjadi tidak masuk akal dan kau merasa
tertekan...
Tuhan dapat menenangkanmu.

Jika tiba-tiba kau dapat melihat jejak-jejak harapan...
Tuhan sedang berbisik kepadamu.

Ketika segala sesuatu berjalan lancar dan kau merasa ingin mengucap
syukur..
Tuhan telah memberkatimu.

Ketika sesuatu yang indah terjadi dan kau dipenuhi ketakjuban...
Tuhan telah tersenyum padamu.

Ketika kau memiliki tujuan untuk dipenuhi dan mimpi untuk digenapi...
Tuhan sudah membuka matamu dan memanggilmu dengan namamu.

Ingat bahwa dimanapun kau atau kemanapun kau menghadap...

TUHAN TAHU...

Manakah yg lebih penting?

Bagi kehidupan ini sendiri, manakah yang lebih penting dicari terlebih dahulu: cari uang atau kawan? Banyak orang berpendapat yang lebih penting itu cari uang. Sebab kalau banyak uang, maka kawan pun akan datang dengan sendirinya. Benarkah?

Tetapi seorang sahabat tidak sependapat. Ia protes keras. Menurutnya, kalau orang mencari uang terlebih dahulu dan kalau berhasil, maka selama ia banyak uang ia akan mampu membeli banyak makanan. Dengan banyak makanan, ia dapat menjamu banyak orang. Semua senang dengan jamuan makan. Semua orang senang berkawan dengan orang yang banyak uang. Tetapi ingat bahwa ada pula pepatah mengatakan, "Banyak uang, kau abangku nan tersayang. Tak punya uang, abang ‘kan kutendang".

Kocap carita ada seorang pengusaha yang lumayan sukses, untuk ukuran kota kecil tentunya. Usahanya maju dan ia juga senang makan dan senang menjamu orang. Maka setiap sore banyak kawan bertandang. Makan sampai kenyang, minum sampai teler. Baik kawan, relasi dagang, maupun… biasalah mereka yang dari instansi yang terkait dengan bidang usahanya.

Suatu saat ia mengalami krisis manajemen sehingga cash flow menjadi kacau dan tekor berat. Para kreditor pun mulai unjuk gigi. Maka hidup tidak lagi seindah semula seperti saat ia masih berjaya. Undangan makan otomatis semakin jarang. Maka kawan pun satu per satu menghilang. Setelah tua terpaksa hidup merana tanpa kawan bertandang.

Maka kesimpulan sama seperti sahabat tadi. Dalam hidup ini carilah dahulu kawan sebanyak-banyaknya. Banyak uang tentu merupakan suatu bonus. Maka kawan-kawan pun dapat juga menikmati cipratan bonus tersebut. Sahabat sejati tidak tergantung kepada tebal tipisnya isi kantong. Ada banyak makan banyak, ada sedikit makan sedikit. "Mangan ora mangan sing penting kumpul", kata mas Kimpul van Gunung Kidul.

Pada masa usia tua, rumah pasti semakin sepi. Apa lagi kalau anak hanya do-re-mi. Kebanyakan orang hanya tinggal berdua dengan pasangan hidupnya. Belum lagi kalau ada cucu. Sebentar mengurus cucu anak yang ini. Di lain waktu mengurus cucu anak yang lainnya. Ya kalau anaknya hanya dua. Bagaimana kalau anaknya sampai berjumlah empat atau lima?

Ada kenalan yang setengah tahun tinggal di Singapura dan setengah tahunnya lagi giliran tinggal di Jakarta. Kawan yang lain bolak-balik terus Jakarta-Sidney. Mau bagaimana lagi? Suaminya pernah bekerja dengan ekspatriate di sana. Makan hati, katanya. Merasa kian tidak betah, akhirnya ia memaksa diri kembali ke Jakarta. Kemudian ia pun bekerja pada suatu perusahaan otomotif terkemuka. Sedangkan kedua anaknya tidak ada yang mau tinggal di Jakarta. Kawan-kawan sekolah mereka semuanya di Sidney, tak seorang pun kawan di Jakarta. Maklum sejak preschool mereka sudah sekolah di Sidney. Anak ABC istilahnya. Australian Born Chinese.

Apalagi kini sebagai generasi muda, mana mau mereka diajak hidup di Jakarta. Mana betah? Berlibur beberapa hari saja mereka terus merengek mau segera kembali ke Sidney.

Akibatnya sang ibulah yang jadi korban. Pontang-panting ke sana kemari. Seperti orang naik oplet Jakarta ke Jatinegara. Tinggal terus di Sidney bagaimana “nasib” suaminya di Jakarta? Ganteng juga sih. Jadi kuatir jugalah kalau digait perempuan lain.

Sebaliknya, selagi di Jakarta terus terpikir bagaimana anak-anaknya di Sidney. Kini malahan ia sudah punya cucu. Lebih parah lagi, anaknya bekerja. Mau bayar baby sitter mahal.

Ketika ditanya, sampai kapan ia mau terus bolak-balik seperti kitiran begitu? Jawabnya pasrah, "Entahlah, selagi masih kuat saja." Dikuat-kuatkan sajalah. Atau sampai suaminya pensiun. Setelah itu terserah dia. Mau ikut ke Sidney, OK. Atau mau tetap memilih tinggal di Jakarta, terserah dia. Nah lho, bisa gawat nih!

Itulah the sad side of the story bila tak punya banyak sahabat. Sendirian terus di rumah bisa setrip barangkali! Maka kata sahabat itu, yang penting punyailah banyak sahabat. Peliharalah sahabat yang ada. Tentu untuk itu diperlukan semacam biaya perkawanan. There is no such free lunch in the world. Especially during this damned global crisis era!

Banyak duit belum tentu menjamin kebahagiaan. Banyak kawan juga memang belum tentu pasti membahagiakan. Tetapi banyak sahabat minimal juga bakal banyak mengurangi kesepian di hari tua bukan?

Pembinaan sahabat memerlukan waktu yang sangat panjang. Lalu kenapa tidak dimulai dari sekarang? Selagi kau masih muda, kawan!

Senin, 24 Agustus 2009

Kolonel Stanislav Petrov



Kolonel Stanislav Petrov
yah,mungkin kebanyakan orang gak kenal,
padahal dia udah nyelamatin dunia dari Perang Dunia III
bukan superhero,tapi tetep aja hero...
biar tahu,gini ceritanya .....

tau kan zaman Amerika sama Uni Soviet Perang Dingin ?
Perang tanpa perang,jadi cuma tegang doang.....
soalnya kalo perang dua duanya ancur.....

Amerika punya antara 4000-10000 Rudal Nuklir
Uni Soviet punya sekitar 13000-50000 Rudal Nuklir
satu aja Hiroshima udah bersih,ini ada puluhan ribu.....
serem gan.......
dari ujung dunia ke ujung yang lain cuma 30 menit-3 jam,
tergantung rudalnya,

nah,sekarang ke orangnya
Kolonel Stanislav Petrov adalah Letnan Kolonel yang bertugas di
salah satu bunker penditeksi serangan musuh di Uni Soviet,
26 September 1983,Komputer Pertahanan Uni Soviet di bunker tersebut
mendeteksi sebuah rudal asal Amerika menuju Uni Soviet,
tentu ini akan berakibat fatal bila tak dibalas secepatnya,
namun,Kolonel Petrov mengatakan itu hanya kesalahan komputer
dan tak mungkin Amerika menyerang,dan dia tak melaporkanya
ke atasanya,bila saja Petrov mengikuti aturan dan melaporkan
keatasanya mungkin Perang Nuklir yang sampai sekarang ini ditakutkan
terjadi..... namun keberaniaan seorang Kolonel,berani melanggar aturan,
demi kebaikan menyelamatkan nasib dunia ini,walaupun dia tahu nyawanya
adalah penggantinya bila ia salah,
setelah itu,benar terbukti itu hanya kesalahan komputer,Petrov pun dianggap
pahlawan,pada tahun 2004,Petrov diberikan $ 1000 atas jasanya..

Asal-Usul Kata Cinta

Alkisah, di suatu pulau kecil tinggallah berbagai benda abstrak ada CINTA, kesedihan, kegembiraan, kekayaan, kecantikan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik. Namun suatu ketika, datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan menenggelamkan pulau itu.
Semua penghuni pulau cepat-cepat berusaha menyelamatkan diri. CINTA sangat kebingungan sebab ia tidak dapat berenang dan tidak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai mencoba mencari pertolongan. Sementara itu air semakin naik membasahi kakinya.

Tak lama CINTA melihat kekayaan sedang mengayuh perahu, Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!, teriak CINTA Aduh! Maaf, CINTA!, kata kekayaan Aku tak dapat membawamu serta nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu di perahuku ini. Lalu kekayaan cepat-cepat pergi mengayuh perahunya. CINTA sedih sekali, namun kemudian dilihatnya kegembiraan lewat dengan perahunya. Kegembiraan! Tolong aku!, teriak CINTA. Namun kegembiraan terlalu gembira karena ia menemukan perahu sehingga ia tak dapat mendengar teriakan CINTA. Air semakin tinggi membasahi CINTA sampai ke pinggang dan CINTA semakin panik.

Tak lama lewatlah kecantikan Kecantikan! Bawalah aku bersamamu!, teriak CINTA Wah, CINTA kamu basah dan kotor. Aku tak bisa membawamu pergi. Nanti kau mengotori perahuku yang indah ini, sahut kecantikan. CINTA sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itulah lewat kesedihan Oh kesedihan, bawlah aku bersamamu!, kata CINTA. Maaf CINTA. Aku sedang sedih dan aku ingin sendirian saja.., kata kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. CINTA putus asa.

Ia merasakan air makin naik dan akan menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah tiba-tiba terdengar suara CINTA! Mari cepat naik ke perahuku! CINTA menoleh ke arah suara itu dan cepat-cepat naik ke perahu itu, tepat sebelum air menenggelamkannya. Di pulau terdekat, CINTA turun dan perahu itu langsung pergi lagi. Pada saat itu barulah CINTA sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa yang menolongnya. CINTA segera bertanya pada penduduk pulau itu. Yang tadi adalah WAKTU, kata penduduk itu Tapi, mengapa ia menyelamatkan aku? Aku tidak mengenalinya. Bahkan teman-temanku yang mengenalku pun enggan menolong tanya CINTA.

Karena kenapa ? ini

“HANYA WAKTULAH YANG TAHU BERAPA NILAI SESUNGGUHNYA DARI CINTA ITU”.